Resistance band menjadi alat latihan yang praktis untuk melatih seluruh tubuh di rumah maupun di gym. Alat ini ringan, mudah disimpan, dan memberikan resistensi yang dapat disesuaikan sehingga cocok untuk pemula maupun yang berpengalaman. Dengan penggunaan yang tepat, resistance band dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan stabilitas tubuh secara menyeluruh.
1. Pilih resistance band sesuai tingkat kekuatan
Tersedia berbagai tingkat resistensi mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Pemula sebaiknya memulai dengan band ringan untuk mengurangi risiko cedera, sedangkan yang lebih berpengalaman dapat menggunakan band dengan resistensi lebih tinggi. Band dengan pegangan atau loop dapat dipilih sesuai jenis latihan yang diinginkan.
2. Pemanasan sebelum latihan
Lakukan pemanasan selama 5–10 menit untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mempersiapkan otot. Pemanasan bisa berupa jalan di tempat, putaran lengan, atau squat ringan tanpa band. Pemanasan membantu mencegah cedera dan membuat otot lebih responsif terhadap resistensi.
3. Latihan untuk bagian atas tubuh
Resistance band dapat digunakan untuk melatih bahu, lengan, dan punggung. Latihan seperti band pull-apart, bicep curl, dan shoulder press dapat dilakukan dengan berdiri atau duduk. Pastikan posisi tubuh stabil, dan gerakan dilakukan perlahan untuk mendapatkan resistensi maksimal dari band.
4. Latihan untuk inti tubuh dan perut
Untuk melatih otot inti, lakukan latihan seperti seated twist atau banded plank. Resistance band menambah tantangan stabilisasi, sehingga otot perut dan punggung bawah bekerja lebih optimal. Fokus pada teknik yang tepat untuk menjaga postur dan mencegah cedera punggung.
5. Latihan untuk bagian bawah tubuh
Band dapat digunakan untuk melatih kaki dan gluteus, misalnya dengan squat, lateral walk, atau leg press. Posisikan band di atas lutut atau pergelangan kaki sesuai jenis latihan. Resistensi band meningkatkan kekuatan otot paha, bokong, dan pinggul, sekaligus membantu stabilitas sendi lutut.
6. Pendinginan dan peregangan
Akhiri latihan dengan pendinginan 5–10 menit dan peregangan otot yang telah digunakan. Peregangan membantu mengurangi ketegangan otot, meningkatkan fleksibilitas, dan mempercepat pemulihan setelah latihan. Fokus pada otot bahu, punggung, dan kaki untuk mencegah kekakuan.
Dengan program latihan menggunakan resistance band, seluruh tubuh dapat dilatih secara efektif tanpa memerlukan alat berat atau ruang besar. Metode ini praktis, hemat biaya, dan fleksibel, sehingga cocok untuk meningkatkan kekuatan, stabilitas, dan kebugaran fisik secara menyeluruh.
Program Latihan Menggunakan Resistance Band untuk Seluruh Tubuh
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 04:48 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
band
latihan
otot
tubuh
dapat
resistance
resistensi