Olahraga 2 menit baca 21 dilihat

Tips Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga Untuk Mencegah Risiko Cedera Otot

Arumi Nasha Razeta
28 January 2026 04:17 WIB

Pemanasan sebelum berolahraga merupakan langkah penting untuk mempersiapkan tubuh menghadapi aktivitas fisik. Tanpa pemanasan, otot lebih rentan mengalami cedera karena belum siap menerima beban gerakan. Selain itu, pemanasan membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki fleksibilitas, dan mengoptimalkan performa olahraga. Berikut beberapa tips praktis yang dapat diterapkan agar pemanasan lebih efektif.

1. Mulai dengan Peregangan Dinamis
- Lakukan gerakan ringan seperti mengayunkan tangan, mengangkat lutut, atau berjalan cepat di tempat.
- Peregangan dinamis membantu otot dan sendi bergerak lebih fleksibel tanpa menimbulkan rasa kaku.
- Hindari peregangan statis terlalu lama sebelum olahraga karena dapat mengurangi kesiapan otot.

2. Fokus pada Otot yang Akan Digunakan
- Jika akan berlari, lakukan gerakan yang melibatkan otot kaki seperti lunges atau squat ringan.
- Untuk olahraga yang melibatkan tangan, tambahkan rotasi bahu dan peregangan lengan.
- Pemanasan yang spesifik membuat otot lebih siap menghadapi beban sesuai jenis olahraga.

3. Tingkatkan Intensitas Secara Bertahap
- Mulailah dengan gerakan ringan, kemudian naikkan intensitas sedikit demi sedikit.
- Contohnya, dari jalan cepat beralih ke jogging ringan sebelum berlari penuh.
- Peningkatan bertahap membantu tubuh beradaptasi tanpa tekanan mendadak.

4. Sertakan Latihan Mobilitas Sendi
- Putaran pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan pinggul membantu melancarkan pergerakan sendi.
- Latihan ini penting untuk mencegah kekakuan yang dapat memicu cedera saat olahraga.
- Mobilitas sendi juga mendukung koordinasi gerakan lebih baik.

5. Perhatikan Durasi Pemanasan
- Pemanasan ideal berlangsung 5–10 menit, tergantung intensitas olahraga yang akan dilakukan.
- Durasi terlalu singkat membuat otot belum siap, sedangkan terlalu lama dapat mengurangi energi.
- Sesuaikan waktu pemanasan dengan kebutuhan aktivitas fisik.

6. Tambahkan Latihan Pernapasan Ringan
- Tarik napas dalam dan buang perlahan untuk menstabilkan ritme pernapasan.
- Latihan ini membantu meningkatkan oksigen dalam tubuh sebelum aktivitas berat.
- Pernapasan teratur juga mendukung konsentrasi saat berolahraga.

7. Akhiri dengan Gerakan Transisi ke Aktivitas Utama
- Jika akan bermain sepak bola, lakukan dribbling ringan atau passing sederhana.
- Untuk olahraga angkat beban, lakukan gerakan dengan beban ringan terlebih dahulu.
- Transisi ini membuat tubuh lebih siap menghadapi gerakan inti.

Pemanasan yang dilakukan dengan benar dapat mengurangi risiko cedera otot sekaligus meningkatkan efektivitas olahraga. Dengan langkah-langkah sederhana di atas, tubuh lebih siap menghadapi aktivitas fisik, sehingga olahraga dapat dilakukan secara aman dan optimal.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
pemanasan otot olahraga gerakan lebih ringan dapat
Bagikan Artikel