Sosial 2 menit baca 55 dilihat Featured

Kisah Inspiratif Relawan Muda Membangun Sekolah Gratis di Daerah Terpencil Indonesia

Arumi Nasha Razeta
16 January 2026 13:42 WIB
Update: 16 January 2026 13:44 WIB

16 Jan 2026 - Dedikasi relawan muda dalam memperjuangkan pendidikan di daerah terpencil Indonesia terus menunjukkan hasil nyata, salah satunya melalui sekolah gratis yang didirikan oleh Yayasan Peduli Anak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Yayasan ini didirikan oleh Chaim Fetter, seorang warga Belanda yang tergerak untuk membantu anak-anak terlantar dan putus sekolah.

Kisah ini berawal ketika Fetter berlibur ke Lombok pada 2004 dan melihat banyak anak jalanan. Alih-alih memberi uang, ia menawarkan mereka kesempatan untuk bersekolah. Pada 2005, dengan menjual perusahaannya di Belanda, Fetter kembali ke Indonesia dan membeli tanah seluas 1,5 hektare di Desa Langko untuk membangun yayasan. Dimulai dari sebuah rumah kecil dan 12 anak, yayasannya kini telah berkembang menjadi kompleks yang mencakup asrama, sekolah, fasilitas medis, dan area bermah, serta telah menyentuh kehidupan lebih dari 30.000 anak.

Perjalanan yayasan ini tidak mulus. Gempa besar yang mengguncang Lombok sempat menghancurkan bangunan yayasan. Namun, dengan bantuan donatur dan relawan dari dalam dan luar negeri, yayasan berhasil dibangun kembali dengan konsep pengasuhan seperti keluarga. Di yayasan, anak-anak tidak hanya mendapat pendidikan formal, tetapi juga berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti bahasa Inggris, seni, komputer, dan olahraga. Anak-anak diseleksi berdasarkan kondisi ekonomi dan dapat direkomendasikan oleh masyarakat setempat atau Dinas Sosial.

Saat ini, untuk menjaga keberlangsungan operasional yayasan, Fetter dan keluarganya pindah ke Jakarta dan kembali membuka usaha. Sebagian pendapatan dari usahanya dialihkan untuk mendukung kegiatan sehari-hari di Yayasan Peduli Anak.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
anak yayasan di sekolah fetter relawan indonesia
Bagikan Artikel