Nasional 2 menit baca 14 dilihat Featured

Kondisi 13 Penumpang Selamat Penembakan Pesawat Smart Air Stabil

Arumi Nasha Razeta
14 February 2026 19:06 WIB

14 Feb 2026 - Kondisi 13 penumpang pesawat Smart Air yang selamat dari insiden penembakan di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dinyatakan stabil dan tidak mengalami luka. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/2/2026) sesaat setelah pesawat mendarat, menyebabkan pilot dan kopilot tewas.

Menurut keterangan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo pada Jumat (13/2/2026), seluruh penumpang dalam keadaan selamat tanpa cedera. "Tidak ada yang terluka," ujarnya kepada wartawan. Penumpang tersebut terdiri dari 12 orang dewasa dan satu balita, yang merupakan warga setempat di wilayah Korowai. Mereka langsung mengamankan diri ke rumah masing-masing setelah insiden.

Pesawat Cessna Grand Caravan EX registrasi PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation berangkat dari Bandara Tanah Merah sekitar pukul 10.38 WIT dan mendarat di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, pada pukul 11.05 WIT. Saat proses pendaratan selesai, pesawat mendapat tembakan dari arah hutan. Pilot Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro Adi Anggoro sempat mengirim pesan darurat melalui perangkat GPS sebelum akhirnya tewas akibat luka tembak. Penumpang berhasil melarikan diri ke hutan dan selamat.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz, Reskrim Umum Polda Papua, dan Reskrim Polres Boven Digoel menemukan 13 lubang peluru di badan pesawat. Penembakan diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Yahukimo, termasuk Batalyon Kanibal dan Semut Merah. Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) juga menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Insiden ini mengakibatkan evakuasi jenazah kedua pilot yang telah selesai dilakukan, sementara pesawat tetap berada di lokasi dengan pengamanan diperketat oleh aparat gabungan TNI-Polri. Penumpang yang selamat telah kembali ke aktivitas normal di lingkungan mereka.

Hingga Jumat (13/2/2026), kondisi 13 penumpang tersebut tetap stabil tanpa memerlukan perawatan medis lanjutan. Aparat keamanan terus melakukan pengawalan di bandara dan wilayah sekitar untuk mencegah kejadian serupa, sementara penyelidikan masih berlangsung guna mengidentifikasi pelaku secara lebih rinci.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
penumpang pesawat di 13 selamat 2026 insiden
Bagikan Artikel