Kesulitan belajar pada anak merupakan fenomena yang sering ditemui di sekolah, baik di tingkat dasar maupun menengah. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari perbedaan gaya belajar, lingkungan rumah, hingga kondisi psikologis. Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam membantu anak mengatasi hambatan tersebut agar tidak berdampak pada prestasi maupun kepercayaan diri. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan.
1. Mengenali Pola Belajar Anak
- Amati apakah anak lebih mudah memahami materi melalui visual, audio, atau praktik langsung.
- Catatan sederhana dari guru atau orang tua dapat membantu menyesuaikan metode belajar yang sesuai.
- Dengan mengenali pola ini, materi dapat disampaikan lebih efektif.
2. Membuat Jadwal Belajar Teratur
- Anak sering kesulitan fokus jika belajar dilakukan tanpa jadwal. Buat rutinitas harian dengan waktu belajar yang konsisten.
- Sisipkan waktu istirahat singkat agar anak tidak cepat lelah.
- Jadwal yang terstruktur membantu anak membangun kebiasaan disiplin.
3. Memberikan Dukungan Lingkungan Belajar
- Sediakan ruang belajar yang tenang, bebas dari gangguan televisi atau gawai.
- Pastikan pencahayaan dan posisi duduk nyaman agar anak dapat berkonsentrasi.
- Lingkungan yang kondusif terbukti meningkatkan kualitas belajar.
4. Berkomunikasi dengan Guru
- Guru memiliki informasi penting mengenai perkembangan anak di kelas. Diskusikan kesulitan yang muncul dan strategi yang bisa diterapkan.
- Kolaborasi antara orang tua dan guru membantu menemukan solusi yang lebih tepat.
- Praktik ini semakin relevan karena sekolah kini mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
5. Menggunakan Media Belajar Variatif
- Buku, video edukasi, atau permainan interaktif dapat menjadi alternatif untuk menjelaskan materi.
- Variasi media membantu anak yang cepat bosan dengan metode konvensional.
- Teknologi pendidikan yang mudah diakses saat ini dapat dimanfaatkan secara bijak.
6. Memberikan Umpan Balik Positif
- Apresiasi setiap usaha anak, bukan hanya hasil akhir. Hal ini membantu membangun rasa percaya diri.
- Hindari membandingkan dengan teman sebaya, fokus pada perkembangan individu.
- Umpan balik yang tepat mendorong anak lebih bersemangat mencoba.
7. Memantau Kondisi Emosional
- Kesulitan belajar sering terkait dengan faktor psikologis, seperti rasa cemas atau tekanan sosial.
- Luangkan waktu untuk mendengarkan keluhan anak dan berikan dukungan emosional.
- Jika diperlukan, konsultasi dengan konselor sekolah dapat menjadi langkah tambahan.
Dengan langkah-langkah tersebut, anak dapat lebih terbantu dalam menghadapi kesulitan belajar. Pendekatan yang terstruktur, dukungan lingkungan, serta komunikasi yang baik antara orang tua dan guru akan menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Langkah Efektif Membantu Anak Mengatasi Kesulitan Belajar di Sekolah
Arumi Nasha Razeta
26 January 2026 23:32 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
anak
belajar
dapat
membantu
kesulitan
guru
lebih