Pendidikan 2 menit baca 25 dilihat

Membangun Kebiasaan Membaca Satu Buku per Bulan untuk Orang Dewasa

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 06:21 WIB

Di tengah kesibukan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari, kebiasaan membaca bagi orang dewasa sering kali perlahan terasa sulit dijalankan. Namun, fenomena sebagian kalangan yang mencoba menempatkan membaca sebagai aktivitas rutin mulai terlihat di masyarakat luas. Beberapa orang memilih target sederhana, seperti menyelesaikan satu buku per bulan, sebagai bagian dari praktik pengembangan diri dan perluasan wawasan. Dalam praktik sehari-hari, hal ini sering muncul bersamaan dengan meningkatnya akses terhadap berbagai format bacaan, mulai dari buku fisik hingga versi digital, yang memudahkan masyarakat menyesuaikan waktu membaca dengan mobilitas mereka.

Konteks sosial dari kebiasaan ini juga menunjukkan perubahan pola interaksi. Di tengah keluarga atau komunitas, aktivitas membaca tidak lagi terbatas pada anak-anak, tetapi meluas ke kalangan dewasa yang mencari alternatif hiburan atau sarana pembelajaran mandiri. Fenomena ini juga terkait dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi informasi dalam menghadapi kompleksitas pekerjaan dan dinamika sosial. Dalam praktiknya, pembaca dewasa sering mengalokasikan waktu di sela-sela aktivitas, seperti saat perjalanan atau menjelang tidur, yang menandai adaptasi perilaku membaca terhadap keterbatasan waktu.

Dampak nyata dari kebiasaan membaca satu buku per bulan mulai terlihat pada pola pikir dan kemampuan komunikasi masyarakat. Individu yang rutin membaca melaporkan perubahan dalam kualitas diskusi, pengetahuan umum, dan kemampuan analisis dalam lingkungan sosial maupun profesional. Di sisi lain, kebiasaan ini juga menciptakan dinamika baru dalam pasar buku dan media bacaan, dengan munculnya berbagai pilihan buku yang menyesuaikan panjang dan kompleksitas konten dengan kebutuhan pembaca dewasa yang ingin tetap konsisten dalam target bulanan.

Fenomena membaca satu buku per bulan bagi orang dewasa menunjukkan bagaimana masyarakat menyesuaikan waktu, minat, dan kemampuan dalam praktik literasi. Aktivitas ini berkembang perlahan dan terlihat di berbagai lapisan, dari pekerja profesional hingga kalangan yang menggunakan bacaan sebagai sarana refleksi pribadi. Di tengah dinamika kehidupan modern yang cepat, kebiasaan membaca menjadi salah satu indikator bagaimana individu mencari keseimbangan antara informasi, hiburan, dan pengembangan diri, sambil menyesuaikan praktiknya dengan konteks sosial yang terus berubah.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
membaca buku di kebiasaan dewasa satu per
Bagikan Artikel