Nasional 2 menit baca 62 dilihat

Misteri Asap dan Isu Korban Jiwa di Nanggung Bogor Masih Diselidiki

Arumi Nasha Razeta
17 January 2026 16:34 WIB
Update: 06 February 2026 08:17 WIB

17 Jan 2026 - Pemerintah Kabupaten Bogor dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) secara resmi menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa keluarnya asap tebal di area tambang Nanggung, Bogor, yang viral sejak Rabu 14 Januari 2026. Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda telah meninjau langsung lokasi untuk memastikan tidak terjadi ledakan dan tidak ada karyawan resmi Antam yang terjebak atau menjadi korban.

Terdapat spekulasi dan pesan berantai di media sosial yang menyebut ada ratusan korban tewas, dengan angka yang beredar antara 120 hingga 700 orang. Bupati Rudy dengan tegas menyanggah isu tersebut dan menjelaskan bahwa angka 700 yang viral adalah sebuah kesalahpahaman. "Yang benar adalah level 700, bukan korban 700 orang," ucapnya, merujuk pada penyebutan level atau kedalaman tertentu di area tambang. Berdasarkan keterangan resmi Antam, peristiwa munculnya asap terjadi pada pukul 00.30 WIB, saat tidak ada aktivitas operasional penambangan yang berlangsung.

Meski karyawan resmi dinyatakan aman, muncul laporan-laporan mengenai kemungkinan korban dari kalangan penambang emas tanpa izin (PETI) atau gurandil. Terdapat laporan mengenai ditemukannya sejumlah pria dengan gejala sesak napas dan sakit kepala di klinik terdekat, yang diduga terkait paparan gas. Data korban dari aktivitas ilegal ini masih simpang siur dan menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian. Penyebab asap diduga berasal dari terbakarnya kayu penyangga (stapling) di salah satu level tambang, yang memicu konsentrasi gas berbahaya, di mana kadar karbon monoksida (CO) sempat mencapai 1.200 ppm, jauh di atas ambang batas aman 25 ppm.

Perkembangan terbaru hingga hari ini, Jumat 17 Januari 2026, kondisi di lokasi tambang telah lebih terkendali. Kadar gas berbahaya dilaporkan telah turun signifikan. Pihak Antam bersama instansi terkait berencana melakukan pengecekan dan verifikasi lanjutan setelah kondisi dinyatakan benar-benar aman. Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya, dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
di korban tidak bogor tambang resmi asap
Bagikan Artikel