Sosial 2 menit baca 55 dilihat

Pencet jerawat di hidung bisa sebabkan infeksi serius hingga kematian

Arumi Nasha Razeta
22 January 2026 22:00 WIB

22 Jan 2026 - Kebiasaan memencet jerawat di area tertentu wajah, terutama di sekitar hidung, dapat memicu komplikasi infeksi serius yang berpotensi fatal. Peringatan medis ini kembali mengemuka seiring viralnya sebuah kisah di media sosial tentang seorang suami yang meninggal dunia setelah istrinya memencet jerawat di hidungnya.

Area yang membentuk segitiga dari pangkal hidung, kedua sisi mulut, hingga antara alis dikenal dalam dunia medis sebagai “segitiga kematian”. Dermatolog Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmapura menjelaskan bahwa keunikan area ini terletak pada struktur pembuluh darahnya yang langsung terhubung ke otak dan tidak memiliki katup. Akibatnya, bakteri dari infeksi jerawat yang dipencet dapat mengalir balik dan menyebar dengan cepat ke sistem saraf pusat. Infeksi yang menyebar ini berisiko menyebabkan kondisi gawat seperti meningitis (radang selaput otak) atau trombosis sinus kavernosus, yaitu pembekuan darah di pembuluh besar otak yang dapat berujung pada stroke, kebutaan, atau kematian.

Kisah yang viral tersebut mendetailkan kronologi tragis dimana sang suami awalnya mengeluhkan jerawat di hidung. Setelah jerawat dipencet, ia mengalami demam tinggi, pusing, serta pembengkakan dan nyeri hebat di hidung yang menjalar ke kepala. Pemeriksaan medis kemudian menemukan adanya pembekuan darah yang menyebabkan pendarahan serius hingga ke pembuluh otak. Meskipun telah menjalani operasi, nyawa pasien tidak tertolong. Kasus serupa, meski jarang, pernah dilaporkan di luar negeri, dimana seorang perempuan hampir mengalami kebutaan setelah memencet jerawat di area alis.

Menyikapi hal ini, para dokter kulit menekankan pentingnya menghindari memencet, mengorek, atau menanganinya dengan alat tidak steril. Sebagai pencegahan, disarankan untuk menggunakan rutinitas perawatan kulit yang mengandung bahan seperti benzoil peroksida atau retinoid. Jika jerawat muncul di area sensitif tersebut dan mengganggu, langkah paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
di jerawat hidung area infeksi memencet ke
Bagikan Artikel