Nasional 2 menit baca 65 dilihat

Peringatan Hari Desa Nasional Fokus Pada Penguatan Ekonomi Lokal Desa

Arumi Nasha Razeta
15 January 2026 16:29 WIB
Update: 06 February 2026 08:22 WIB

15 Jan 2026 - Peringatan Hari Desa Nasional yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dan di berbagai daerah di Indonesia hari ini secara resmi menempatkan penguatan ekonomi lokal sebagai fokus utama. Acara puncak di Lapangan Desa Butuh, Boyolali, yang dihadiri ribuan orang dan dipusatkan sebagai perayaan nasional, menampilkan komitmen untuk menjadikan desa sebagai motor penggerak pemerataan ekonomi bangsa.

Hari Desa Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024 dan diperingati setiap 15 Januari ini mengambil tema "Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia". Acara di Boyolali bukan hanya seremonial, tetapi juga menampilkan Festival Budaya Desa yang memamerkan kuliner khas dan produk unggulan sebagai representasi potensi ekonomi lokal. Di tempat lain, seperti di Kabupaten Natuna, peringatan ini dirangkaikan dengan bazar produk unggulan desa sebagai wujud nyata penguatan ekonomi kreatif masyarakat.

Berbagai pernyataan pejabat menggarisbawahi orientasi ekonomi ini. Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi menyatakan desa adalah penggerak utama pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat serta memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan bahwa desa dengan pengelolaan potensi alam yang baik dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Wakil Bupati Natuna Jarmin juga menekankan bahwa pengelolaan Dana Desa yang akuntabel adalah kunci untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Di tengah semangat membangun ekonomi, peringatan di beberapa daerah juga diwarnai peringatan penting mengenai tata kelola keuangan. Dalam acara di Sleman, DIY, Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan seluruh perangkat desa untuk mewaspadai potensi korupsi Dana Desa, menekankan bahwa integritas merupakan syarat utama keberlanjutan pemerintahan. Data Komisi Pemberantasan Korupsi menyebutkan sejak 2015 hingga 2025 terdapat 851 kasus korupsi Dana Desa dengan 973 tersangka.

Selain aspek ekonomi dan tata kelola, peringatan ini juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, menggelar aksi donor darah yang melibatkan perangkat desa dan masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Acara puncak nasional di Boyolali sendiri berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah menteri, kepala daerah, serta dihibur oleh sejumlah artis ibukota.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
desa ekonomi di peringatan sebagai nasional hari
Bagikan Artikel