Lifestyle 2 menit baca 71 dilihat

Prediksi Tren Fashion Denim 2026 Pergeseran Gaya Kasual Ke Estetika Futuristik

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:57 WIB

14 Januari 2026 - Tren fesyen denim untuk tahun 2026 diprediksi akan mengalami pergeseran estetika yang signifikan. Gelombang baru ini meninggalkan gaya kasual sederhana dan mengarah pada ekspresi yang lebih personal, berani, serta sarat dengan sentuhan futuristik. Fokus utama bergeser dari sekadar tren seragam ke arah individualitas dan personalisasi, di mana konsumen mengeksplorasi denim sebagai medium ekspresi diri yang kompleks.

Berdasarkan laporan tren global, termasuk Levi's Merchandise Report Indonesia 2025 dan analisis Pinterest Predicts, perubahan ini didorong oleh pola konsumsi yang lebih bijak dan kritis. Konsumen, terutama generasi muda, semakin menghargai nilai fungsional seperti kenyamanan, fleksibilitas, dan daya tahan jangka panjang. Mereka mencari pakaian yang dapat beradaptasi dengan berbagai kesempatan, mulai dari aktivitas kerja, sosial, hingga keluarga, serta membutuhkan perawatan minimal. Pergeseran gaya hidup pasca-pandemi juga menekankan pentingnya kenyamanan tanpa mengesampingkan gaya, yang tercermin dari popularitas berkelanjutan siluet longgar dan lebar sebagai pilihan de facto.

Pada ranah estetika, beberapa elemen kunci diproyeksikan mendominasi. Pertama, siluet longgar seperti wide-leg, barrel leg, dan bentuk balloon akan tetap populer, namun dengan pembaruan melalui detail seperti jahitan twisted atau potongan yang lebih terstruktur untuk memberikan kesan segar. Kedua, nuansa futuristik yang disebut "Extra Celestial" dan "Techno-Romanticism" akan muncul melalui material berkilau halus, efek holografik, opalescent, coating metalik (terutama emas), serta tekstur 3D yang ringan. Ketiga, palet warna mengalami pembaruan dengan dominasi "Cloud Dancer" (putih lembut), khaki, krem, serta warna netral lain yang menenangkan, sementara jeans biru klasik mulai memberi ruang. Keempat, teknik styling layering dan denim-on-denim akan tetap relevan, sering kali dipadukan dengan outerwear struktural seperti blazer tanpa kerah atau jaket arsitektural untuk menciptakan dimensi.

Perkembangan terkini menunjukkan bahwa industri denim global sedang berada dalam momen "multi-plural", di mana tidak ada satu siluet pun yang mendominasi secara absolut. Selain tren futuristik, nostalgia untuk era 1980-an dan 2010-an juga memberikan pengaruh, membawa kembali detail seperti pundak yang tegas, kilau maksimalis, serta popularitas gaya indie sleaze yang gelap. Di balik layar, inovasi berkelanjutan dalam teknologi produksi, seperti pencetakan digital definisi tinggi dan material blended baru (campuran katun dengan wol atau sutra), diprediksi mulai terlihat hasilnya pada produk-produk tahun 2026, menawarkan kebaruan visual dan tekstur yang unik.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
denim seperti tren gaya serta 2026 futuristik
Bagikan Artikel