14 Jan 2026 - Presiden Prabowo Subianto melakukan koreksi terhadap desain Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan tujuan memastikan fungsi bangunan dapat berjalan optimal. Koreksi tersebut disampaikan langsung dalam rapat terbatas bersama jajaran kementerian terkait dan tim perancang pembangunan IKN di Jakarta pada Selasa malam.
Menurut keterangan resmi Sekretariat Presiden, koreksi yang dilakukan mencakup penyesuaian tata ruang, aksesibilitas, serta efisiensi penggunaan lahan. Presiden menekankan bahwa Istana Negara harus mampu mendukung aktivitas kenegaraan secara efektif, termasuk penyelenggaraan acara resmi, penerimaan tamu negara, dan koordinasi pemerintahan. Penyesuaian desain juga diarahkan agar bangunan memiliki sistem keamanan dan teknologi yang sesuai dengan standar modern.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, koreksi desain dilakukan setelah evaluasi terhadap rancangan awal yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan operasional. Beberapa bagian bangunan akan disesuaikan, seperti ruang pertemuan besar, jalur sirkulasi tamu, serta fasilitas pendukung bagi staf kepresidenan. PUPR menambahkan, perubahan ini tidak akan mengganggu jadwal pembangunan yang telah ditetapkan, karena proses konstruksi masih berada pada tahap awal.
Sejumlah arsitek dan konsultan yang terlibat dalam proyek IKN juga diminta menyesuaikan rancangan agar lebih fungsional tanpa mengurangi nilai estetika. Pemerintah menekankan bahwa desain tetap mempertahankan identitas budaya nasional, namun harus mengutamakan aspek keberlanjutan dan efisiensi energi. Dengan koreksi tersebut, diharapkan Istana Negara dapat menjadi simbol pemerintahan yang modern sekaligus ramah lingkungan.
Pembangunan IKN sendiri ditargetkan berlangsung secara bertahap dengan prioritas pada infrastruktur utama, termasuk jalan akses, jaringan listrik, dan sistem air bersih. Istana Negara menjadi salah satu proyek strategis yang harus selesai sesuai jadwal agar dapat digunakan dalam rangkaian kegiatan pemerintahan pada tahap awal pemindahan ibu kota. Pemerintah memastikan anggaran pembangunan tetap terkendali meski ada penyesuaian desain.
Hingga Rabu pagi, tim teknis dari Kementerian PUPR bersama konsultan arsitektur masih melakukan finalisasi rancangan baru sesuai arahan Presiden. Proses revisi dijadwalkan rampung dalam beberapa minggu ke depan sebelum masuk ke tahap konstruksi lanjutan. Pemerintah menegaskan akan terus memberikan informasi perkembangan proyek IKN secara berkala, termasuk penyesuaian desain yang dilakukan demi mendukung fungsi optimal Istana Negara.
Presiden Prabowo Koreksi Desain Istana Negara IKN Demi Fungsi Optimal
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 09:57 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
desain
negara
koreksi
istana
ikn
presiden
pembangunan