26 Jan 2026 - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri kunci di Istana Negara hari ini, Senin, untuk mengevaluasi dan mengkoordinasikan pelaksanaan program-program prioritas nasional memasuki tahun 2026. Rapat terbatas ini difokuskan pada percepatan pencapaian target-target strategis pemerintah di bidang ekonomi, pangan, dan energi.
Pertemuan yang berlangsung tertutup ini membahas perkembangan terkini dari berbagai agenda utama, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan realisasi investasi hilirisasi industri. Dari sisi ketahanan pangan, pemerintah mencatat keberhasilan swasembada beras pada akhir 2025 dengan cadangan beras pemerintah mencapai lebih dari 3 juta ton, tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia. Program MBG sendiri telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat per Januari 2026. Di bidang ekonomi, pemerintah tengah mematangkan rencana groundbreaking lima proyek hilirisasi senilai sekitar Rp100 triliun yang tersebar di berbagai wilayah.
Rapat ini juga diwarnai arahan Presiden kepada seluruh jajaran menteri dan pejabat tinggi negara untuk bekerja dengan berani, penuh inisiatif, dan tidak ragu-ragu dalam menjalankan amanah untuk kepentingan rakyat. Presiden menekankan pentingnya keberpihakan kepada masyarakat dan penegakan keadilan sebagai tanggung jawab utama seorang pemimpin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, usai mendampingi pertemuan, menyampaikan bahwa Presiden memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih dan menunjukkan optimisme tinggi untuk periode 2026-2027. Lebih lanjut, pemerintah memastikan bahwa penanganan rehabilitasi bencana di sejumlah wilayah, yang juga menjadi perhatian utama awal tahun ini, tidak akan menghambat pelaksanaan program-program prioritas nasional.
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri Kunci Bahas Program Prioritas
Arumi Nasha Razeta
26 January 2026 01:24 WIB
Update: 06 February 2026 08:01 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
program
presiden
di
pemerintah
2026
menteri
prioritas