15 Jan 2026 - Presiden RI Prabowo Subianto menggelar Taklimat Presiden dengan sekitar 1.200 rektor dan guru besar dari perguruan tinggi negeri dan swasta di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1) pagi . Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.30 WIB ini menjadi forum komunikasi langsung Kepala Negara untuk membahas arah strategis pendidikan nasional .
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari agenda resmi Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk membangun komunikasi strategis dengan berbagai elemen bangsa, khususnya di sektor pendidikan . Prasetyo menyebut fokus Presiden dalam sepekan terakhir diarahkan pada penguatan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, seiring dengan agenda besar pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan energi .
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah pandangan mendasar . Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan bahwa Presiden menjuluki para akademisi sebagai "brains of our country" atau otak negara, yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat . Presiden juga mengajak para pimpinan akademik untuk melakukan refleksi bersama atas amanah yang diemban .
Substansi pembahasan mencakup berbagai isu strategis konkret . Salah satu topik utama adalah upaya percepatan pemenuhan kebutuhan dokter nasional, yang berdasarkan data masih kekurangan hampir di atas 100 ribu orang . Peningkatan kualitas perguruan tinggi dari sisi sumber daya dosen, sarana prasarana, serta upaya menjaga keterjangkauan biaya pendidikan juga menjadi perhatian .
Keputusan penting yang diumumkan usai pertemuan adalah penambahan alokasi dana riset perguruan tinggi. Menteri Prasetyo menyatakan Presiden memutuskan menambah anggaran riset sebesar Rp4 triliun, sehingga total menjadi Rp12 triliun per tahun, dari sebelumnya Rp8 triliun . Dana riset ini diarahkan untuk mendukung agenda strategis bangsa seperti swasembada pangan, swasembada energi, serta persiapan industrialisasi dan hilirisasi, termasuk 18 proyek strategis yang akan digeber pemerintah .
Pertemuan ini merupakan undangan ketiga dari Presiden Prabowo kepada pimpinan perguruan tinggi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, yang menunjukkan perhatian besar terhadap dunia pendidikan tinggi . Meski begitu, tidak semua undangan memenuhi ajakan ini. Sejumlah guru besar, seperti dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, menyatakan menolak hadir dengan alasan forum dinilai hanya bersifat seremonial dan top-down . Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Stella Christie sebelumnya menyebut pertemuan tahun ini memberi perhatian khusus pada bidang ilmu sosial humaniora, setelah fokus pada sains dan teknologi di pertemuan sebelumnya .
Presiden Prabowo Kumpulkan Ribuan Rektor Bahas Masa Depan Pendidikan Nasional
Arumi Nasha Razeta
15 January 2026 16:31 WIB
Update: 06 February 2026 08:22 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
presiden
pendidikan
tinggi
pertemuan
strategis
prabowo
nasional