Pendidikan 1 menit baca 73 dilihat

Presiden Prabowo Resmikan Ratusan Sekolah Rakyat Untuk Putus Rantai Kemiskinan

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:10 WIB

14 Januari 2026 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, sebagai langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Peresmian dilakukan dalam sebuah upacara di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejaharatan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).

Sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial ini telah beroperasi secara bertahap sejak Juli 2025. Berdasarkan data yang dilaporkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, sebanyak 15.954 siswa telah terdaftar di sekolah ini, didukung oleh 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Presiden menyebut inisiatif ini sebagai sebuah terobosan berani untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program Sekolah Rakyat memiliki target jangka panjang yang ambisius. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada tahun 2029. Setiap sekolah dirancang mampu menampung hingga 1.000 siswa, sehingga program ini diharapkan dapat menjangkau total 500.000 peserta didik apabila target tersebut tercapai. Untuk tahun 2026, Presiden menyampaikan proyeksi jumlah siswa akan meningkat menjadi sekitar 30.000 anak.

Selain meresmikan 166 sekolah rintisan yang sudah beroperasi, pemerintah juga telah memulai pembangunan tahap kedua berupa Sekolah Rakyat Permanen di 104 lokasi baru. Sebaran lokasi sekolah saat ini didominasi oleh Pulau Jawa (70 lokasi) dan Sumatra (35 lokasi), dengan Provinsi Jawa Timur mencatatkan jumlah terbanyak yaitu 26 sekolah.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
sekolah di rakyat anak presiden lokasi 2026
Bagikan Artikel