23 Jan 2026 - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan ratusan personel siaga nasional untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang meluas di berbagai wilayah Indonesia. Siaga personel diperkuat menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan tingginya tren bencana pada awal tahun ini.
Kesiapsiagaan ini diambil sebagai respons atas sejumlah peristiwa bencana yang telah terjadi. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, periode 21-22 Januari 2026 tercatat kejadian cuaca ekstrem dan angin kencang di beberapa provinsi, termasuk Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Di Kabupaten Pandeglang, Banten, hujan deras memicu tanah longsor di sembilan kecamatan, menyebabkan kerusakan sejumlah rumah dan berdampak pada 64 jiwa. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Banten telah menetapkan status siaga darurat yang berlaku hingga Maret 2026. Sementara itu, di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, angin kencang juga dilaporkan merusak puluhan rumah warga.
Kondisi cuaca yang tidak menambah daftar wilayah terdampak dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, bencana serupa juga telah melanda wilayah seperti Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat. Bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, bahkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Secara keseluruhan, BNPB mencatat telah terjadi 140 kejadian bencana alam di awal tahun 2026, dengan dominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Pangarso Suryotomo, menyebut ancaman ini kini dihadapi hampir di seluruh provinsi di Indonesia.
Hingga saat ini, personel siaga yang terdiri dari unsur BNPB, TNI, Polri, relawan, dan komponen lainnya terus dimobilisasi. Mereka difokuskan pada wilayah-wilayah yang telah ditetapkan dalam status darurat oleh pemerintah daerah setempat serta daerah yang berpotensi tinggi berdasarkan peringatan BMKG. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi cuaca terbaru, dan mengikuti arahan evakuasi dari pihak berwenang jika diperlukan.
Ratusan Personel Disiagakan Nasional untuk Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Arumi Nasha Razeta
23 January 2026 13:16 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
bencana
di
bnpb
wilayah
cuaca
telah
personel