7 Feb 2026 - Lima orang mengalami luka-luka dalam bentrokan antara ratusan warga dan petugas keamanan di sebuah kebun sawit di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Insiden yang terjadi pada Jumat (6/2) itu bermula dari aksi panen paksa buah sawit oleh masyarakat.
Bentrokan fisik terjadi di kebun PT Lestari Tani Teladan (LTT) di Desa Toviora, Kecamatan Rio Pakava. Berdasarkan laporan, kerusuhan dipicu setelah petugas keamanan perusahaan mengimbau agar warga tidak membawa keluar buah sawit yang telah mereka panen. Ratusan warga dari Aliansi Desa Toviora tersebut diduga tetap memaksakan diri untuk membawa enam unit pikap berisi hasil panen. Ketegangan kemudian meningkat menjadi pelemparan benda dan penyerangan dengan senjata tajam oleh sejumlah warga terhadap petugas. Akibatnya, tiga petugas pengamanan perusahaan terluka akibat sabetan senjata tajam dan lemparan batu. Total korban luka dari peristiwa itu berjumlah lima orang.
Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Personel gabungan kepolisian telah melakukan patroli pengamanan di kawasan kebun sawit tersebut. Pengamanan dari Polres Donggala juga diperkuat dengan bantuan personel dari Polda Sulawesi Tengah. Polisi telah berkoordinasi dengan Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, karena adanya partisipasi warga dari wilayah tersebut dalam aksi tersebut. Kapolres menyatakan telah berkomunikasi dengan perwakilan aliansi warga dan perusahaan untuk mencegah korban lanjutan. Meski tidak merinci latar belakang, Kapolres menduga adanya kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah turut memicu insiden ini.
Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas di Kebun Sawit, Lima Luka
Arumi Nasha Razeta
07 February 2026 00:38 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
warga
di
petugas
sawit
telah
kebun
luka