Nasional 2 menit baca 80 dilihat

Siklon Tropis 91W Terdeteksi BMKG Minta Warga Waspada Gelombang Tinggi

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 09:54 WIB
Update: 06 February 2026 08:26 WIB

14 Jan 2026 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya Siklon Tropis 91W yang terbentuk di wilayah Samudra Pasifik barat laut. Keberadaan sistem siklon tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama bagi aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.

BMKG melalui Pusat Meteorologi Maritim menyampaikan, siklon tropis yang terpantau pada Selasa malam hingga Rabu pagi ini bergerak di sekitar utara Filipina dengan intensitas sedang. Meski pusat siklon berada di luar wilayah Indonesia, dampaknya dapat dirasakan di perairan utara Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, hingga perairan Samudra Pasifik utara Papua. Gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian antara 2,5 hingga lebih dari 4 meter di beberapa titik, berdasarkan data pemantauan sementara.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, kondisi atmosfer yang dipengaruhi siklon tropis ini dapat meningkatkan kecepatan angin di wilayah perairan timur Indonesia. Angin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 knot berpotensi terjadi di sekitar Laut Filipina dan perairan utara Maluku. BMKG mengimbau agar kapal berukuran kecil, termasuk perahu nelayan, tidak memaksakan berlayar di tengah kondisi gelombang tinggi. Sementara itu, kapal besar dan kapal penyeberangan diminta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum beroperasi.

Selain berdampak pada sektor pelayaran, siklon tropis juga berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah timur Indonesia. BMKG mencatat adanya peningkatan awan konvektif di wilayah Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua, yang dapat memicu hujan disertai angin kencang. Kondisi ini berisiko menimbulkan genangan di daerah pesisir serta mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada transportasi laut.

Sejumlah pelabuhan di wilayah timur dilaporkan mulai melakukan antisipasi dengan menunda keberangkatan kapal hingga kondisi cuaca lebih aman. Otoritas pelabuhan juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memperbarui informasi cuaca setiap beberapa jam. Hingga Rabu pagi, BMKG menegaskan bahwa siklon tropis 91W masih berada di luar wilayah Indonesia, namun efek tidak langsung berupa gelombang tinggi dan hujan lebat tetap perlu diwaspadai.

BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan siklon tropis tersebut dan memperbarui informasi secara berkala melalui kanal resmi. Masyarakat diimbau mengikuti peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG, serta tidak mengabaikan imbauan keselamatan dari otoritas setempat. Kondisi terkini menunjukkan siklon 91W masih aktif dengan pergerakan ke arah barat laut, dan diperkirakan memengaruhi perairan Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
di siklon bmkg tropis wilayah laut perairan
Bagikan Artikel