25 Jan 2026 - Genangan air banjir di Ibu Kota mulai menunjukkan perbaikan meski lebih dari 1.600 warga masih harus mengungsi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 1.623 jiwa dari 585 kepala keluarga terdampak masih berada di sejumlah lokasi pengungsian di Jakarta Timur, Barat, dan Utara hingga Minggu (25/1) siang.
Banjir besar ini dipicu oleh periode hujan deras dengan intensitas ekstrem sejak Kamis (22/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sempat mencatat puncak dampak pada Sabtu (24/1) pagi, dengan 90 Rukun Tetangga (RT) dan 9 ruas jalan tergenang. Ketinggian air di beberapa lokasi, seperti di Kelurahan Bidara Cina, Cawang, dan Pejaten Timur, bahkan mencapai lebih dari 200 sentimeter. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut curah hujan yang mencapai rata-rata 200 milimeter per hari, dengan puncak 267 milimeter pada 18 Januari, sebagai penyebab utama.
Dalam penanganan jangka pendek, pemerintah menerapkan sejumlah langkah. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang semula berakhir 23 Januari diperpanjang hingga 27 Januari untuk mengurangi intensitas hujan. Kebijakan kerja dan sekolah dari rumah (WFH dan SFH) juga diterapkan hingga minimal 27 Januari guna mengurangi mobilitas dan menjaga keselamatan. Pemerintah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, seperti makanan siap saji, air bersih, dan layanan sanitasi.
Kondisi terkini menunjukkan perbaikan. Berdasarkan laporan BPBD DKI pada Minggu pagi, sejumlah titik banjir di wilayah seperti Cililitan, Kembangan Selatan, dan Kembangan Utara telah surut. Namun, masih terdapat 14 RT yang tergenang di Jakarta Timur dan Utara, dengan ketinggian air antara 30 hingga 80 sentimeter. Presiden Prabowo Subianto, yang memantau situasi dari luar negeri, telah memerintahkan pembentukan tim kajian untuk menyusun desain besar penanganan banjir terintegrasi dari hulu ke hilir. Pemprov DKI sendiri telah merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan banjir yang melibatkan lintas dinas dan memperkuat skema penanganan bertahap, termasuk rencana normalisasi sungai untuk jangka menengah dan panjang.
Update Terkini Penanganan Banjir Besar Yang Melanda Wilayah DKI Jakarta
Arumi Nasha Razeta
25 January 2026 16:41 WIB
Update: 06 February 2026 08:03 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
di
banjir
penanganan
dki
jakarta
1
air