9 Feb 2026 - Bursa kripto Korea Selatan, Bithumb, secara keliru mendistribusikan bitcoin senilai puluhan miliar dolar AS kepada ratusan nasabah dalam sebuah insiden kesalahan sistem pada Jumat (6/2/2026). Perusahaan telah memulihkan sebagian besar aset digital tersebut dan menyatakan tidak ada pelanggaran keamanan eksternal.
Insiden terjadi saat Bithumb menjalankan program promosi yang seharusnya membagikan hadiah tunai kecil sebesar 2.000 won (sekitar Rp24.000) kepada sejumlah pemenang. Akibat kesalahan, para nasabah justru menerima kredit setidaknya 2.000 bitcoin per akun, yang secara kolektif mencapai sekitar 620.000 bitcoin. Nilainya berdasarkan harga saat ini diperkirakan melebihi 40 miliar dolar AS atau setara dengan lebih dari Rp670 triliun.
Kesalahan ini sempat memicu volatilitas harga di platform tersebut. Beberapa nasabah yang menerima kredit besar langsung melakukan aksi jual, menyebabkan harga bitcoin di Bithumb anjlok sekitar 17 persen dalam waktu singkat. Bursa mengklaim telah membatasi perdagangan dan penarikan dana untuk 695 akun terdampak hanya dalam waktu 35 menit setelah kesalahan terdeteksi. Harga kemudian berangsur pulih ke level normal dalam kurun lima menit.
Dalam pernyataan resminya, Bithumb menyebut telah berhasil memulihkan 99,7 persen dari total bitcoin yang keluar tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa insiden ini murni kesalahan internal dan sama sekali tidak terkait dengan peretasan atau kebocoran keamanan sistem. Mereka juga memastikan bahwa aset milik pelanggan lainnya tetap aman.
Otoritas keuangan Korea Selatan, termasuk Financial Services Commission (FSC), telah turun tangan menyoroti insiden ini. Regulator menilai kejadian tersebut mengungkap kerentanan dalam industri aset virtual dan menyelenggarakan rapat darurat. Mereka menyatakan akan melakukan inspeksi langsung terhadap Bithumb dan bursa kripto lainnya jika ditemukan kejanggalan dalam tinjauan sistem pengendalian internal mereka.
Hingga berita ini diturunkan, Bithumb telah menyampaikan permohonan maaf resmi atas insiden tersebut. Perusahaan, yang merupakan bursa kripto terbesar kedua di Korea Selatan setelah Upbit, berkomitmen untuk mengevaluasi dan memperketat prosedur internalnya.
Bithumb Tak Sengaja Mengirim Bitcoin Senilai Rp 672 Triliun ke Nasabah
Arumi Nasha Razeta
09 February 2026 20:39 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
bithumb
bitcoin
insiden
kesalahan
telah
tersebut
nasabah