Bisnis 2 menit baca 6 dilihat Featured

Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 Jelang Ramadan

Arumi Nasha Razeta
12 February 2026 07:24 WIB

12 Feb 2026 - Pemerintah resmi meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 dengan total anggaran Rp12,83 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi domestik menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan yang diumumkan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2) itu mencakup diskon tarif transportasi, bantuan pangan untuk 35,04 juta keluarga, serta fleksibilitas kerja melalui skema work from anywhere (WFA) .

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merinci alokasi anggaran stimulus bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp639,86 miliar dan non-APBN Rp271,3 miliar untuk sektor transportasi. Adapun bantuan pangan dialokasikan Rp11,92 triliun . Secara keseluruhan, Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan paket ini bertujuan meringankan beban warga sekaligus memastikan mobilitas dan aktivitas ekonomi berjalan lancar pada triwulan pertama 2026 .

Pemerintah memberikan diskon tarif kereta api 30 persen untuk periode 14-29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Diskon serupa juga diberikan untuk angkutan laut sebesar 30 persen pada 11 Maret-5 April 2026. Khusus angkutan penyeberangan, diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan diberikan untuk periode 12-31 Maret 2026 dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Diskon tiket pesawat kelas ekonomi dalam negeri ditetapkan 17-18 persen pada 14-29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang . Selain itu, diskon tarif jalan tol hingga 20 persen juga disiapkan .

Di sektor perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan yang diberikan sekaligus untuk dua bulan. Total penerima mencapai 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1-4 . Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bantuan ini bertujuan menjaga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi jutaan keluarga di tengah peningkatan konsumsi jelang hari raya .

Pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara selama lima hari, yakni pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026. Pelaksanaan WFA bagi pekerja swasta akan diatur melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi kepadatan perjalanan pada puncak arus mudik serta memberikan fleksibilitas bagi masyarakat .

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selaku Kepala Badan Pangan Nasional memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman. Stok beras tercatat 3,3 juta ton, tertinggi pada posisi akhir Januari sepanjang sejarah Indonesia, sementara stok minyak goreng di Bulog mencapai 700 ribu ton. Pemerintah menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku usaha yang menjual komoditas pangan strategis di atas harga eceran tertinggi .

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
2026 pemerintah diskon pangan juta maret ekonomi
Bagikan Artikel