Teknologi 2 menit baca 13 dilihat

Cara Melindungi Data Pribadi dari Risiko Peretasan di Perangkat Telepon Genggam

Arumi Nasha Razeta
28 January 2026 23:02 WIB

Peretasan data pribadi di telepon genggam menjadi ancaman nyata di era digital. Kasus pencurian akun media sosial, penyalahgunaan data perbankan, hingga kebocoran informasi pribadi semakin sering terjadi. Hal ini dipicu oleh kebiasaan masyarakat yang masih kurang memperhatikan keamanan perangkat. Dengan langkah sederhana dan praktis, data pribadi dapat lebih terlindungi dari risiko peretasan.

1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Berbeda
Kata sandi lemah atau sama untuk semua akun memudahkan peretas masuk. Praktik yang disarankan:
- Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
- Hindari penggunaan tanggal lahir atau nama yang mudah ditebak.
- Bedakan kata sandi untuk aplikasi perbankan, email, dan media sosial.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Autentikasi dua faktor menambah lapisan keamanan dengan kode verifikasi tambahan. Banyak aplikasi populer seperti WhatsApp, Gmail, dan Instagram sudah menyediakan fitur ini. Dengan 2FA, meski kata sandi bocor, akun tetap sulit diakses tanpa kode verifikasi.

3. Perbarui Sistem Operasi dan Aplikasi Secara Berkala
Pembaruan perangkat lunak sering kali berisi perbaikan celah keamanan. Mengabaikan update membuat perangkat rentan terhadap serangan. Pastikan:
- Sistem operasi telepon selalu diperbarui.
- Aplikasi diunduh dari toko resmi seperti Google Play atau App Store.
- Hindari instalasi aplikasi dari sumber tidak jelas.

4. Waspadai Jaringan Wi-Fi Publik
Fenomena penggunaan Wi-Fi gratis di kafe atau ruang publik sering dimanfaatkan peretas. Untuk mengurangi risiko:
- Hindari transaksi perbankan atau akses data sensitif saat menggunakan Wi-Fi publik.
- Gunakan VPN untuk mengenkripsi koneksi internet.
- Matikan fitur otomatis terhubung ke jaringan Wi-Fi.

5. Batasi Izin Aplikasi
Banyak aplikasi meminta akses ke kontak, lokasi, atau kamera. Tidak semua izin relevan dengan fungsi aplikasi. Periksa pengaturan izin secara berkala dan cabut akses yang tidak diperlukan. Langkah ini mencegah aplikasi mencuri data pribadi tanpa disadari.

6. Gunakan Fitur Keamanan Bawaan Perangkat
Sebagian besar telepon genggam modern dilengkapi fitur keamanan seperti penguncian biometrik, enkripsi data, dan pelacak perangkat. Aktifkan fitur ini untuk menambah perlindungan bila perangkat hilang atau dicuri.

Melindungi data pribadi di telepon genggam bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah meningkatnya ancaman digital. Dengan menerapkan kata sandi kuat, autentikasi dua faktor, pembaruan rutin, serta kewaspadaan terhadap jaringan publik, masyarakat dapat menjaga keamanan informasi pribadi dan mengurangi risiko peretasan yang merugikan.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
aplikasi data pribadi perangkat di keamanan telepon
Bagikan Artikel