Perlindungan data pribadi di internet menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kasus pencurian identitas dan penyalahgunaan informasi digital. Aktivitas sehari-hari seperti belanja daring, penggunaan media sosial, hingga akses layanan publik berbasis digital menuntut masyarakat lebih waspada terhadap keamanan data. Dengan langkah praktis, pengguna dapat meminimalkan risiko kebocoran informasi dan menjaga privasi tetap aman.
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Berbeda
- Buat kata sandi dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
- Hindari penggunaan informasi mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama keluarga.
- Gunakan kata sandi berbeda untuk setiap akun agar kebocoran di satu layanan tidak memengaruhi akun lain.
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Factor Authentication)
- Tambahkan lapisan keamanan dengan kode verifikasi melalui SMS, email, atau aplikasi autentikasi.
- Fitur ini membuat akses akun lebih sulit ditembus meski kata sandi diketahui pihak lain.
- Banyak layanan populer seperti perbankan dan media sosial sudah menyediakan opsi ini.
3. Waspadai Tautan dan Lampiran Mencurigakan
- Jangan sembarangan membuka tautan dari email atau pesan yang tidak jelas sumbernya.
- Lampiran berformat .exe atau file kompresi sering digunakan untuk menyebarkan malware.
- Periksa alamat pengirim dan pastikan berasal dari sumber resmi sebelum mengklik.
4. Perbarui Perangkat Lunak Secara Berkala
- Sistem operasi, aplikasi, dan antivirus perlu diperbarui untuk menutup celah keamanan.
- Pembaruan biasanya berisi perbaikan bug dan proteksi terhadap ancaman terbaru.
- Pastikan perangkat diatur untuk melakukan pembaruan otomatis agar tidak tertinggal.
5. Batasi Informasi Pribadi di Media Sosial
- Hindari membagikan data sensitif seperti alamat rumah, nomor identitas, atau detail keuangan.
- Atur privasi akun agar hanya orang tertentu yang dapat melihat informasi pribadi.
- Informasi yang berlebihan di media sosial dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.
6. Gunakan Jaringan Internet yang Aman
- Hindari transaksi penting menggunakan Wi-Fi publik tanpa perlindungan.
- Gunakan Virtual Private Network (VPN) untuk mengenkripsi data saat mengakses internet.
- Jaringan aman membantu mencegah pencurian data melalui penyadapan.
7. Simpan Data Digital dengan Enkripsi
- Dokumen penting sebaiknya disimpan dalam format terenkripsi atau di layanan penyimpanan resmi.
- Hindari menyimpan data sensitif di perangkat tanpa proteksi tambahan.
- Enkripsi memastikan data tetap terlindungi meski perangkat jatuh ke tangan orang lain.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pengguna internet dapat mengurangi risiko pencurian data pribadi. Kebiasaan menjaga keamanan digital secara konsisten akan mendukung aktivitas daring tetap aman dan melindungi identitas dari penyalahgunaan.
Cara Mengamankan Data Pribadi Di Internet Agar Terhindar Dari Pencurian
Arumi Nasha Razeta
16 January 2026 00:54 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
data
di
informasi
pribadi
internet
agar
pencurian