Serangan phising di media sosial semakin marak seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat. Modusnya beragam, mulai dari pesan pribadi yang mengatasnamakan teman, tautan palsu yang menyerupai situs resmi, hingga undangan kuis atau promo yang meminta data pribadi. Jika tidak waspada, pengguna bisa kehilangan akses akun atau bahkan mengalami pencurian identitas. Berikut beberapa langkah praktis untuk melindungi data pribadi dari ancaman tersebut.
1. Waspadai Tautan Mencurigakan
- Jangan langsung mengklik tautan yang dikirim melalui pesan pribadi atau komentar, terutama jika berasal dari akun tidak dikenal.
- Periksa alamat URL dengan teliti. Situs resmi biasanya memiliki domain yang jelas dan aman (https).
- Hindari memasukkan data pribadi pada halaman yang muncul dari tautan tidak resmi.
2. Gunakan Autentikasi Dua Faktor
- Aktifkan fitur verifikasi dua langkah pada akun media sosial. Dengan cara ini, meskipun kata sandi diketahui orang lain, akses tetap terhalang.
- Gunakan aplikasi autentikasi atau SMS verifikasi sesuai pilihan platform.
3. Perbarui Kata Sandi Secara Berkala
- Buat kata sandi yang kuat dengan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
- Hindari penggunaan kata sandi yang sama untuk beberapa akun.
- Ganti kata sandi secara rutin, misalnya setiap tiga bulan, untuk mengurangi risiko kebocoran.
4. Periksa Identitas Pengirim
- Jika menerima pesan yang meminta data pribadi, konfirmasi langsung kepada pengirim melalui jalur lain.
- Banyak kasus phising menggunakan akun tiruan dengan foto dan nama mirip akun asli.
- Pastikan akun tersebut benar-benar resmi sebelum memberikan informasi.
5. Batasi Informasi Pribadi yang Dibagikan
- Hindari membagikan data sensitif seperti nomor identitas, alamat rumah, atau detail keuangan di media sosial.
- Informasi sederhana seperti tanggal lahir atau nama sekolah bisa dimanfaatkan pelaku untuk meretas akun.
6. Gunakan Perangkat dan Jaringan Aman
- Hindari login akun media sosial melalui komputer umum atau jaringan Wi-Fi publik tanpa perlindungan.
- Pastikan perangkat memiliki antivirus dan sistem operasi yang diperbarui.
7. Laporkan dan Blokir Akun Mencurigakan
- Media sosial menyediakan fitur pelaporan untuk akun yang terindikasi melakukan phising.
- Dengan melaporkan, pengguna lain juga terlindungi dari potensi serangan serupa.
Melindungi data pribadi di media sosial membutuhkan kewaspadaan dan kebiasaan digital yang sehat. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, pengguna dapat mengurangi risiko menjadi korban phising sekaligus menjaga keamanan identitas di ruang digital yang semakin kompleks.
Panduan Melindungi Data Pribadi dari Serangan Phising di Media Sosial
Arumi Nasha Razeta
26 January 2026 23:33 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
akun
pribadi
data
media
sosial
di
phising