14 Januari 2026 - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan kesiapan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian sebesar Rp300 triliun untuk tahun anggaran 2026. Penguatan pembiayaan ini ditargetkan untuk mendukung produksi dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Pengumuman tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers 'Road to Jakarta Food Security Summit' di Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026. Anggaran ini mencatat peningkatan signifikan dibandingkan realisasi penyaluran KUR pertanian pada tahun 2025 yang mencapai Rp102 triliun. Menko Perekonomian menegaskan bahwa plafon Rp300 triliun ini masih bersifat fleksibel dan dapat dinaikkan sesuai kebutuhan, sepanjang pembiayaan dialokasikan untuk sektor produktif, tepat sasaran, dan mendukung peningkatan produksi pangan. Komitmen ini sejalan dengan pencapaian ketahanan pangan 2025, yang antara lain ditopang oleh produksi beras sebesar 34,71 juta ton.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga mengonfirmasi alokasi anggaran besar untuk program lain. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah disiapkan dana sebesar Rp335 triliun dari APBN 2026. Sementara itu, berbagai bentuk bantuan sosial (bansos) reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan bantuan beras tetap berlanjut penyalurannya di awal tahun 2026. Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos melalui laman resmi Kementerian Sosial.
Pemerintah Siapkan Tiga Ratus Triliun Rupiah Untuk Program KUR Tahun 2026
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:59 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
2026
triliun
program
tahun
pangan
pemerintah
kur