14 Jan 2026 - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar enam persen pada tahun 2026 dengan menyiapkan stimulus khusus bagi sektor riil. Kebijakan ini diumumkan dalam rapat koordinasi ekonomi yang digelar di Jakarta pada Selasa malam, dengan fokus pada penguatan daya beli masyarakat dan peningkatan produktivitas industri.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan, stimulus akan diarahkan pada sektor manufaktur, perdagangan, pertanian, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah menilai sektor riil memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga stabilitas harga. Dukungan yang diberikan mencakup insentif fiskal, kemudahan akses pembiayaan, serta percepatan proyek infrastruktur pendukung distribusi barang dan jasa.
Menurut data sementara, alokasi anggaran stimulus mencapai ratusan triliun rupiah yang akan disalurkan melalui berbagai program kementerian terkait. Kementerian Keuangan menegaskan bahwa kebijakan ini tetap memperhatikan keseimbangan fiskal, dengan mengoptimalkan penerimaan negara dan efisiensi belanja. Pemerintah juga menyiapkan skema subsidi bunga kredit bagi UMKM serta insentif pajak untuk industri yang berorientasi ekspor.
Selain itu, pemerintah berencana memperkuat kerja sama dengan sektor swasta untuk memperluas investasi di bidang manufaktur dan energi terbarukan. Kementerian Investasi menyebutkan sejumlah proyek strategis telah masuk tahap finalisasi, termasuk pembangunan kawasan industri baru di beberapa provinsi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi nasional sekaligus memperluas pasar kerja.
Program stimulus juga mencakup dukungan terhadap sektor pertanian melalui penyediaan pupuk bersubsidi, peningkatan akses teknologi, dan penguatan rantai pasok pangan. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, sektor perdagangan akan didorong melalui digitalisasi pasar dan penguatan logistik untuk mempercepat distribusi barang ke berbagai daerah.
Hingga Rabu pagi, pemerintah masih menyusun rincian teknis pelaksanaan stimulus bersama kementerian dan lembaga terkait. Rencana tersebut akan diumumkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, dengan melibatkan pengawasan dari lembaga independen. Target pertumbuhan enam persen diharapkan dapat dicapai melalui kombinasi kebijakan fiskal, investasi, dan penguatan sektor riil sepanjang tahun 2026.
Target Pertumbuhan Ekonomi Enam Persen Pemerintah Siapkan Stimulus Sektor Riil
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:06 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
pemerintah
sektor
stimulus
kementerian
pertumbuhan
ekonomi
riil