28 Jan 2026 - Mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuat pernyataan mengejutkan dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah, mengaku lebih memilih nyawanya sendiri sebagai "harga" ketimbang menerima suap saat menjabat. Pernyataan ini disampaikan Ahok saat memenuhi panggilan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sidang yang mengadili sembilan terdakwa dari kalangan internal Pertamina dan swasta ini membahas dugaan korupsi yang didakwakan menimbulkan kerugian negara mencapai lebih dari Rp285 triliun. Saat jaksa menanyakan pengawasan etika dan perilaku personal jajaran direksi, Ahok menguraikan penyesuaian dirinya dengan budaya bisnis dunia migas, termasuk mempelajari golf yang diakuinya sebagai "tempat negosiasi paling murah dan sehat". Namun, Ahok menegaskan ada batasan moral yang tak bisa dilangkahi. Ia menjelaskan saat ada penawaran suap yang disampaikan oleh salah satu pihak, responsnya tegas: "Kalau mau kasih suap sama saya, kasih aja nyawa kamu, itu harga untuk saya. Hanya itu yang saya minta,".
Selain isu suap, kesaksian Ahok juga menyoroti pencopotan dua direktur yang dinilainya sangat berkompeten, Djoko Priyono dan Mas'ud Khamid. Ahok menyebut pencopotan itu sebagai tindakan yang "keterlaluan" dan tidak berdasarkan meritokrasi. Ucapan Ahok mengenai hal ini bahkan sempat memancing tepuk tangan dari pengunjung sidang, yang kemudian ditegur oleh majelis hakim untuk menjaga ketertiban.
Hingga saat ini, proses persidangan untuk perkara korupsi besar ini masih terus berlangsung. Ahok telah memenuhi kewajibannya sebagai saksi setelah sebelumnya sempat menunda kehadiran karena urusan ke luar negeri dan belum menerima surat panggilan resmi. Sidang akan dilanjutkan untuk mendengar keterangan dari saksi-saksi lainnya.
Ahok: Nyawa Saudara Harga Suap untuk Saya!
Arumi Nasha Razeta
28 January 2026 06:20 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
ahok
suap
sebagai
saat
saya
sidang
korupsi