17 Jan 2026 - Lembaga konservasi Bali Zoo resmi menghentikan seluruh aktivitas tunggang gajah bagi pengunjung, efektif sejak 1 Januari 2026. Keputusan ini merupakan bentuk komitmen lembaga terhadap kesejahteraan satwa dan penerapan pengelolaan konservasi yang lebih berkelanjutan.
Kebijakan penghentian ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2025 tentang penghentian peragaan gajah tunggang di lembaga konservasi. Bali Zoo telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut. Head of Public Relations Bali Zoo, Emma Chandra, menegaskan bahwa langkah ini menempatkan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama, dengan tujuan menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak dan alami bagi gajah.
Dampak langsung dari penghentian ini adalah dialihkannya fokus pengelolaan terhadap 14 ekor gajah Sumatera (10 betina dan 4 jantan) yang berada di Bali Zoo. Kini, waktu dan ruang yang lebih luas diberikan kepada satwa tersebut untuk mengekspresikan perilaku alami, membangun interaksi sosial, serta mengikuti program perawatan dan pengayaan lingkungan (enrichment) yang mendukung kesehatan fisik dan mental.
Menanggapi perkembangan ini, Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada seluruh lembaga konservasi di Bali yang mengelola gajah, yang berjumlah lima lembaga dengan total 83 ekor gajah. BKSDA Bali telah menerbitkan Surat Peringatan Pertama kepada salah satu lembaga konservasi lain, PT Wisatareksa Gajah Perdana (Mason Elephant Park and Lodge), pada 13 Januari 2026.
Saat ini, Bali Zoo mengalihkan pengalaman bagi pengunjung ke aktivitas yang lebih edukatif dan berorientasi pada observasi, seperti program "Elephant Mud Fun" yang memperlihatkan perilaku alami gajah dalam perawatan diri. Pihak manajemen menyatakan bahwa kebijakan baru ini belum memberikan dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan, yang tetap berada pada kisaran 1.100 hingga 1.200 pengunjung per hari.
Bali Zoo Hentikan Aktivitas Tunggang Gajah Demi Mendukung Kesejahteraan Hewan
Arumi Nasha Razeta
17 January 2026 03:14 WIB
Update: 06 February 2026 08:18 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
bali
gajah
konservasi
zoo
lembaga
lebih
aktivitas