10 Feb 2026 - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan telah mengidentifikasi sumber dugaan pencemaran yang menyebabkan aliran kali di wilayah Serpong berwarna putih, berbusa, dan berbau menyengat. Pencemaran diduga berasal dari cairan bahan kimia akibat kebakaran di sebuah gudang penyimpanan pestisida.
Insiden bermula ketika gudang milik PT Biotek Sarana Tama di kawasan pergudangan Taman Tekno, Setu, terbakar pada Senin (9/2) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Air yang digunakan dalam proses pemadaman terbawa material kimia dari lokasi kebakaran, kemudian mengalir ke sistem drainase dan akhirnya mencapai anak Sungai Cisadane. Warga sekitar, seperti Nur (48), melaporkan air kali berubah warna dan mengeluarkan bau tajam mirip minyak tanah atau bensin. Dampak pencemaran terlihat dengan ditemukannya sejumlah ikan mati di sepanjang aliran yang terdampak.
Kronologi Penanganan Insiden
· Kebakaran: Terjadi di gudang penyimpanan pestisida PT Biotek Sarana Tama di Taman Tekno BSD pada 9 Februari 2026 pukul 04.30 WIB.
· Upaya Pemadaman: Petugas Damkar memadamkan api dengan material pasir untuk menghindari risiko ledakan dari bahan kimia. Api sempat muncul kembali pada malam hari sebelum akhirnya dapat dikendalikan.
· Investigasi Lingkungan: DLH Tangsel menerjunkan tim untuk menelusuri sumber pencemaran dan mengambil sampel air di empat titik untuk uji laboratorium.
· Himbauan Publik: Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi ikan dari aliran yang terdampak dan menjauhi lokasi hingga dinyatakan aman.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pembersihan dan pemantauan masih terus dilakukan. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga sementara akibat hubungan arus pendek listrik. DLH Kota Tangerang Selatan masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel air yang diambil untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut dan tingkat pencemaran yang terjadi.
Kali di Serpong Diduga Tercemar Air Berbusa dan Bau Menyengat
Arumi Nasha Razeta
10 February 2026 00:41 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
di
air
pencemaran
kebakaran
kali
diduga
dlh