7 Feb 2026 - Bencana tanah bergerak yang terus meluas di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, telah memaksa lebih dari seribu warga meninggalkan rumah mereka. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.686 orang, termasuk warga dan ratusan santri pesantren, telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman sejak Senin (2/2) malam.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, yang mengakibatkan pergerakan tanah di kawasan dengan struktur tanah labil. Dampaknya sangat signifikan, dengan ratusan unit rumah mengalami kerusakan dari kategori ringan hingga berat. Selain permukiman, sejumlah infrastruktur publik seperti jalan utama, jembatan, bendungan irigasi, sekolah, dan Pondok Pesantren Al Adalah juga mengalami kerusakan parah. Seluruh aktivitas belajar mengajar di fasilitas pendidikan terdampak pun terhenti.
Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mempercepat penanganan. Bantuan logistik, tenda darurat, dapur umum, dan fasilitas sanitasi telah disiapkan di beberapa titik pengungsian. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman telah meninjau lokasi dan menyatakan bahwa penanganan tidak hanya pada fase darurat, tetapi akan berlanjut hingga pemulihan, termasuk rencana penyediaan hunian sementara dan tetap bagi warga yang rumahnya tidak lagi layak huni.
Hingga saat ini, pergerakan tanah dilaporkan masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak kembali ke area berisiko mengingat kondisi tanah yang masih labil dan potensi curah hujan yang tinggi. Kajian teknis dari Badan Geologi diperlukan untuk menentukan keamanan lahan dan rencana relokasi permanen warga.
Tanah Bergerak Meluas di Padasari Tegal Paksa 1.686 Warga Mengungsi
Arumi Nasha Razeta
07 February 2026 04:27 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
tanah
warga
di
telah
tegal
bencana
hingga