Lingkungan 2 menit baca 8 dilihat Featured

Banjir Jakarta Meluas, 80 RT Terendam Akibat Hujan Deras

Arumi Nasha Razeta
22 January 2026 21:50 WIB
Update: 06 February 2026 08:07 WIB

22 Jan 2026 - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sepanjang Kamis (22/1) menyebabkan banjir yang meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 18.00 WIB, sebanyak 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di ibu kota tergenang air. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa genangan disebabkan oleh curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.

Wilayah Terdampak
Berdasarkan pantauan hingga petang, wilayah Jakarta Selatan mencatat jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 42 RT. Genangan terjadi di sejumlah kelurahan, termasuk Pondok Labu, Cipete Utara, Petogogan, dan Pela Mampang. Selain faktor hujan, luapan Kali Krukut dan Kali Mampang turut memperparah kondisi di beberapa lokasi.
Jakarta Barat juga terdampak signifikan dengan 22 RT terendam, tersebar antara lain di Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Sukabumi Selatan. Di Sukabumi Selatan, ketinggian air dilaporkan mencapai 110 sentimeter. Sementara itu, 16 RT terdampak di Jakarta Timur, seperti di Rawa Terate, Bidara Cina, dan Kampung Melayu, dengan ketinggian air 30 hingga 90 sentimeter akibat kombinasi hujan dan luapan Kali Ciliwung.
Dampak banjir tidak hanya pada permukiman. Sebanyak 23 ruas jalan masih tergenang dengan ketinggian bervariasi, menghambat mobilitas warga. BPBD juga melaporkan adanya warga yang mengungsi, yaitu 11 kepala keluarga (28 jiwa) di Masjid Jami Al Khaeer, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.

Kronologi dan Perkembangan
Banjir berkembang sepanjang hari. Data awal pada pukul 15.00 WIB mencatat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang. Dalam tiga jam berikutnya, jumlah titik genangan bertambah menjadi 80 RT. Bahkan, pembaruan data terpisah pada pukul 20.00 WIB menunjukkan peningkatan lebih lanjut menjadi 132 RT yang terendam.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi dan berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Bina Marga, untuk melakukan penyedotan genangan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan menghubungi nomor darurat 112 jika membutuhkan bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, upaya penanganan dan pemantauan terus dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap potensi genangan lebih luas atau banjir susulan.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
jakarta rt di banjir hujan genangan kali
Bagikan Artikel