5 Feb 2026 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan ekstrem masih dapat terjadi selama bulan Ramadan 2026 yang diperkirakan dimulai pada 18 atau 19 Februari mendatang. Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menyatakan bahwa tingkat ekstremitas hujan memang cenderung menurun secara bertahap, namun fenomena atmosfer seperti bibit siklon tropis tetap berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam skala waktu singkat.
Konteks Musim dan Wilayah Waspada
Prakiraan ini selaras dengan periode musim hujan yang menurut BMKG masih akan berlangsung hingga Maret 2026. Awal musim kemarau secara klimatologis baru diperkirakan terjadi pada periode April hingga Mei 2026, diawali dari wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Potensi hujan, termasuk hujan sedang hingga lebat secara lokal, masih dianggap cukup dominan terutama di wilayah selatan ekuator seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada bulan Februari-Maret. Secara khusus, wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara perlu meningkatkan kewaspadaan karena aktivitas bibit siklon dan siklon tropis di selatan Indonesia yang masih aktif hingga April.
Dampak dan Imbauan BMKG
Potensi cuaca ekstrem selama periode ini dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. BMKG terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat untuk meminimalkan dampak risiko. Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau dan mengikuti informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.
Perkembangan dan Peringatan Dini Terkini
BMKG dalam beberapa hari terakhir telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah, termasuk status siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa area Jabodetabek hingga 8 Februari 2026. Dalam skala yang lebih luas, BMKG juga mencatat bahwa sebagian wilayah seperti Banten, Jawa Barat, bagian tengah Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, hingga beberapa wilayah di Sulawesi dan Papua masih berpeluang mengalami curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi (diatas 150 mm per dasarian). Peringatan untuk waspada juga telah disuarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat di beberapa daerah, seperti Pacitan, yang meminta masyarakat berhati-hati terutama di wilayah rawan longsor dan banjir selama bulan puasa.
BMKG Prediksi Hujan Ekstrem Masih Terjadi Selama Ramadhan 2026
Arumi Nasha Razeta
05 February 2026 18:21 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
bmkg
hujan
wilayah
hingga
masih
2026
di