14 Januari 2026 – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta selama lima hari ke depan guna mengantisipasi potensi banjir akibat curah hujan tinggi yang diperkirakan terus berlanjut. Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menjelaskan bahwa operasi ini dimulai pada Selasa, 13 Januari, dengan fokus mengurangi potensi bencana hidrometeorologi. Langkah ini diambil menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Senin, 12 Januari 2026.
Modifikasi cuaca merupakan salah satu upaya mitigasi jangka pendek yang ditempuh pemerintah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa strategi penanganan banjir harus komprehensif dan tidak sporadis. Ia juga menyatakan bahwa Pemprov DKI telah menganggarkan dana untuk kemungkinan OMC hingga 30 hari ke depan jika diperlukan, berdasarkan pertimbangan bahwa dampak kerugian banjir jauh lebih besar dibandingkan biaya modifikasi cuaca. Pada saat pernyataan resmi disampaikan, kondisi banjir di sebagian besar wilayah Jakarta telah berangsur surut. Dari yang awalnya menggenangi 63 RT pada Senin malam, tersisa 28 RT dan enam ruas jalan yang masih tergenang dengan ketinggian air 10-60 sentimeter pada Selasa pagi.
Di saat yang sama, berbagai upaya teknis penanganan banjir juga terus berjalan di lapangan. Di Jakarta Timur, sebanyak 50 personel gabungan melaksanakan kerja bakti membersihkan Saluran Air Penghubung (PHB) Kalijodo di Ciracas yang tersumbat sampah dan sedimentasi tebal. Pembersihan manual ini akan dilanjutkan dengan pengerukan menggunakan alat berat pada Kamis, 14 Januari, untuk mengembalikan daya tampung saluran. Secara jangka menengah, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga memfokuskan pada normalisasi Kali Krukut segmen Prapanca-Tendean sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penanganan banjir yang lebih struktural.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan aktif memantau informasi tinggi muka air melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta serta melaporkan genangan melalui aplikasi JAKI. Call Center Jakarta Siaga 112 juga dapat dihubungi dalam situasi darurat yang membutuhkan pertolongan segera.
DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Antisipasi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:32 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
jakarta
banjir
di
dki
modifikasi
cuaca
januari