13 Feb 2026 - Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Kamis (12/2/2026), dengan minyak mentah Brent ditutup turun USD 1,88 atau 2,71 persen menjadi USD 67,52 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) merosot USD 1,79 atau 2,77 persen ke level USD 62,84 per barel. Penurunan ini menandai level terendah baru-baru ini bagi kedua patokan utama tersebut di tengah kekhawatiran surplus pasokan global.
Penurunan harga dipicu oleh laporan bulanan Badan Energi Internasional (IEA) yang memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026 menjadi 850 ribu barel per hari, lebih rendah dari estimasi sebelumnya sebesar 930 ribu barel per hari. IEA juga mempertahankan proyeksi surplus pasokan sekitar 3,7 juta barel per hari pada 2026, yang merupakan rekor glut tahunan rata-rata, seiring produksi global yang terus melebihi permintaan. Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran berkontribusi pada pelemahan harga, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan perundingan dengan Teheran berlangsung hingga satu bulan ke depan, sehingga mengurangi risiko gangguan pasokan di Timur Tengah.
Sebelumnya, harga sempat mendapat dorongan dari kekhawatiran konflik AS-Iran dan gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem serta keterlambatan produksi di beberapa wilayah. Namun, laporan IEA yang menyoroti ekspansi inventori global pada 2025 dengan laju tercepat sejak pandemi 2020, serta antisipasi peningkatan pasokan dari berbagai produsen termasuk non-OPEC+, membalikkan sentimen pasar. Penurunan ini juga terjadi di tengah penarikan cadangan minyak mentah AS yang menunjukkan permintaan lebih kuat dalam jangka pendek, tetapi tidak cukup mengimbangi tekanan dari outlook jangka menengah.
Pada Jumat pagi (13/2/2026) waktu Asia, harga Brent naik tipis 3 sen menjadi USD 67,55 per barel, sementara WTI berada di sekitar USD 62,85 per barel. Kedua patokan tersebut berada pada jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut, dengan Brent turun sekitar 0,8 persen dan WTI sekitar 1,1 persen sepanjang pekan ini. Pasar terus memantau perkembangan perundingan AS-Iran serta data inventori dan permintaan terkini untuk menentukan arah selanjutnya.
Harga Minyak Dunia Anjlok Sentuh Level Terendah
Arumi Nasha Razeta
13 February 2026 10:44 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
per
barel
harga
usd
minyak
2026
di