Ekonomi 2 menit baca 14 dilihat

Prabowo Akui Banyak Kekayaan Indonesia Hilang ke Luar Negeri

Arumi Nasha Razeta
08 February 2026 18:10 WIB

8 Feb 2026 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengakui bahwa banyak kekayaan nasional yang tidak terjaga dan telah hilang ke luar negeri. Pernyataan itu disampaikan Presiden saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 8 Februari 2026 . Berdasarkan kajian berbagai data dan kondisi sejak menjabat pada 20 Oktober 2024, Presiden menemukan fakta bahwa kekayaan negara yang sangat melimpah itu tidak sepenuhnya mampu dikelola dengan baik .

Dalam pidatonya, Presiden menyoroti persoalan mendasar yang dihadapi bangsa, yakni kemampuan para pemimpin dan elite dalam menjaga amanah kekayaan negara . Ia menegaskan, temuan yang didapatnya menunjukkan masih banyak terjadi praktik yang merugikan negara . "Ternyata, saya menemukan bahwa terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri, terlalu banyak kekayaan Indonesia yang hilang dari tanah kita, terlalu banyak kekayaan kita yang dibawa lari ke luar negeri," ujar Presiden Prabowo .

Menanggapi temuan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk mengambil langkah tegas. Ia menyatakan tidak akan ragu dan tidak akan mundur untuk melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, serta penggerogotan kekayaan rakyat Indonesia . Komitmen ini disampaikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, adil, dan makmur sesuai harapan rakyat .

Presiden juga mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan berani menyatakan kebenaran dalam menghadapi penyimpangan . Ia meyakini bahwa dengan keberanian, kebijaksanaan, dan tekad yang bulat, kekayaan Indonesia sebenarnya cukup untuk menyejahterakan seluruh rakyat dan menghilangkan kemiskinan . Pernyataan serupa tentang pentingnya pengelolaan kekayaan negara untuk kesejahteraan bersama juga pernah disampaikan Presiden dalam berbagai kesempatan sebelumnya, termasuk pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 awal bulan ini .

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
kekayaan presiden banyak indonesia tidak negara bahwa
Bagikan Artikel