Lingkungan 2 menit baca 27 dilihat

Panduan Mengelola Sampah Rumah Tangga Dengan Sistem Pemilahan Yang Benar

Arumi Nasha Razeta
16 January 2026 01:01 WIB

Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sistem pemilahan sampah yang benar membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus mendukung proses daur ulang. Dengan langkah sederhana, rumah tangga dapat berkontribusi nyata dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif. Berikut panduan praktis yang dapat diterapkan.

1. Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik
- Sampah organik meliputi sisa makanan, sayuran, dan daun kering yang dapat diolah menjadi kompos.
- Sampah anorganik mencakup plastik, kaca, logam, dan kertas yang bisa didaur ulang.
- Pemisahan ini memudahkan proses pengolahan lebih lanjut di tingkat rumah tangga maupun fasilitas pengelolaan sampah.

2. Gunakan Wadah Terpisah untuk Setiap Jenis Sampah
- Sediakan minimal dua wadah berbeda dengan label jelas: organik dan anorganik.
- Untuk sampah berbahaya seperti baterai atau lampu, gunakan wadah khusus agar tidak bercampur dengan sampah lain.
- Wadah terpisah membantu mencegah kontaminasi dan memudahkan pengangkutan.

3. Olah Sampah Organik Menjadi Kompos
- Gunakan metode sederhana seperti komposter drum atau lubang tanah di halaman.
- Sisa makanan dan daun kering dapat diuraikan menjadi pupuk alami untuk tanaman.
- Pengolahan ini mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi rumah tangga.

4. Kumpulkan Sampah Anorganik untuk Daur Ulang
- Pisahkan plastik, kertas, dan logam sesuai jenisnya agar lebih mudah dijual atau diserahkan ke bank sampah.
- Pastikan sampah dalam kondisi bersih, misalnya mencuci botol plastik sebelum dikumpulkan.
- Langkah ini mendukung ekonomi sirkular dan mengurangi pencemaran lingkungan.

5. Kurangi Penggunaan Barang Sekali Pakai
- Gunakan wadah makanan yang dapat dipakai ulang, botol minum isi ulang, dan tas belanja kain.
- Mengurangi barang sekali pakai membantu menekan jumlah sampah anorganik yang sulit terurai.
- Kebiasaan ini juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

6. Manfaatkan Program Bank Sampah atau TPS 3R
- Banyak daerah menyediakan bank sampah atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).
- Warga dapat menyalurkan sampah anorganik ke fasilitas tersebut untuk diolah lebih lanjut.
- Program ini mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih terstruktur.

Dengan menerapkan sistem pemilahan sampah rumah tangga secara konsisten, masyarakat dapat mengurangi beban lingkungan sekaligus mendukung proses daur ulang. Langkah sederhana ini memberikan manfaat nyata bagi kebersihan rumah, kesehatan keluarga, dan keberlanjutan lingkungan sekitar.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
sampah rumah dapat tangga ulang anorganik lingkungan
Bagikan Artikel