Lingkungan 2 menit baca 31 dilihat

Teknik Membuat Vertical Garden dari Botol Bekas untuk Lahan Sempit

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 04:26 WIB

Memanfaatkan botol bekas untuk membuat vertical garden menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas. Selain mengurangi sampah plastik, metode ini memungkinkan penghijauan di pekarangan, balkon, atau dinding rumah. Dengan beberapa langkah sederhana, Anda dapat membuat taman vertikal yang fungsional dan estetis.

1. Siapkan botol bekas dan peralatan
Gunakan botol plastik bekas berukuran 1–2 liter. Cuci bersih untuk menghilangkan sisa minuman atau kotoran. Selain botol, siapkan gunting, cutter, kawat atau tali, serta tanah dan pupuk organik. Botol yang bersih dan kering memastikan tanaman dapat tumbuh sehat tanpa risiko jamur atau hama.

2. Buat lubang untuk drainase dan penggantian air
Lubangi bagian bawah botol untuk drainase agar air tidak menggenang. Jika ingin menanam sayuran hidroponik atau tanaman air, lubang dapat disesuaikan untuk media tanam dan sirkulasi air. Lubang tambahan di sisi botol juga dapat dibuat untuk memudahkan pemasangan pada dinding atau rangka vertikal.

3. Potong botol untuk menempatkan tanaman
Gunakan cutter atau gunting untuk memotong sisi botol sehingga membentuk area tanam. Pastikan ukuran lubang cukup untuk memasukkan media tanam dan tanaman. Posisi lubang hendaknya menghadap cahaya matahari yang cukup agar pertumbuhan tanaman optimal.

4. Susun dan gantung botol secara vertikal
Botol dapat digantung menggunakan tali, kawat, atau dipasang pada rak vertikal. Pastikan setiap botol stabil dan tidak mudah jatuh. Untuk lahan sempit, penyusunan vertikal memungkinkan penanaman banyak tanaman tanpa memakan ruang horizontal yang luas.

5. Masukkan media tanam dan tanaman
Isi botol dengan campuran tanah dan pupuk organik. Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi cahaya dan perawatan, misalnya sayuran daun, tanaman herbal, atau bunga hias kecil. Pastikan tanaman ditanam dengan jarak yang cukup agar akar dapat berkembang dengan baik.

6. Perawatan dan penyiraman rutin
Sirami tanaman sesuai kebutuhan jenis tanaman. Cek drainase secara berkala untuk menghindari genangan air yang dapat merusak akar. Pemangkasan dan penggantian tanaman mati juga diperlukan agar vertical garden tetap rapi dan sehat.

Membuat vertical garden dari botol bekas tidak hanya membantu memanfaatkan ruang terbatas, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik dan meningkatkan kualitas lingkungan rumah. Dengan persiapan yang tepat dan perawatan rutin, taman vertikal ini dapat menjadi elemen fungsional sekaligus estetis di area sempit.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
botol tanaman dapat vertikal bekas lubang air
Bagikan Artikel