Lingkungan 2 menit baca 22 dilihat

Tips Menghemat Penggunaan Air Bersih di Rumah Tangga Selama Musim Kemarau

Arumi Nasha Razeta
28 January 2026 23:14 WIB

Musim kemarau sering kali membawa tantangan bagi rumah tangga, terutama terkait ketersediaan air bersih. Di banyak daerah, pasokan air menurun sehingga masyarakat perlu mengatur penggunaan secara lebih bijak. Menghemat air bukan hanya soal pengeluaran, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya. Berikut langkah praktis yang dapat diterapkan di rumah tangga untuk mengurangi konsumsi air bersih selama musim kemarau.

1. Gunakan Air Bekas untuk Kebutuhan Sekunder
Air bekas cucian sayur atau buah dapat dimanfaatkan kembali.
- Gunakan untuk menyiram tanaman di pekarangan.
- Air cucian beras juga dapat dipakai untuk membersihkan peralatan dapur.
Praktik ini membantu mengurangi pemborosan air bersih.

2. Perbaiki Kebocoran Keran dan Pipa
Kebocoran kecil sering diabaikan, padahal dapat membuang banyak liter air setiap hari.
- Periksa keran, pipa, dan saluran air secara berkala.
- Segera ganti komponen yang rusak.
Langkah sederhana ini efektif menjaga konsumsi air tetap terkendali.

3. Batasi Durasi Mandi dan Gunakan Shower
Mandi dengan gayung biasanya menghabiskan lebih banyak air dibanding shower hemat.
- Batasi waktu mandi maksimal 5–7 menit.
- Pilih shower dengan aliran rendah untuk mengurangi debit air.
Kebiasaan ini relevan di perkotaan yang sering mengalami penurunan pasokan air saat kemarau.

4. Manfaatkan Ember untuk Pekerjaan Rumah
Menggunakan ember lebih efisien dibanding membiarkan keran mengalir.
- Saat mencuci kendaraan, gunakan ember dan spons.
- Untuk mencuci lantai, ambil air secukupnya dalam ember.
Cara ini menghindari pemborosan akibat aliran air yang tidak terkontrol.

5. Kumpulkan Air Hujan Bila Tersedia
Meski musim kemarau, hujan sesekali masih turun di beberapa wilayah.
- Sediakan wadah atau tangki untuk menampung air hujan.
- Gunakan untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman.
Pemanfaatan air hujan mendukung penghematan air bersih.

6. Gunakan Mesin Cuci Secara Efisien
Mesin cuci menghabiskan banyak air jika digunakan untuk beban kecil.
- Jalankan mesin hanya saat pakaian cukup banyak.
- Pilih mode hemat air bila tersedia.
Penggunaan efisien membantu menekan konsumsi air rumah tangga.

7. Edukasi Anggota Keluarga
Penghematan air akan lebih efektif jika seluruh anggota keluarga terlibat.
- Ajarkan anak-anak untuk menutup keran setelah digunakan.
- Terapkan aturan sederhana seperti tidak membuang air cucian begitu saja.

Dengan langkah-langkah ini, rumah tangga dapat menghemat penggunaan air bersih secara signifikan selama musim kemarau. Praktik sederhana seperti memperbaiki kebocoran, memanfaatkan air bekas, dan membatasi durasi mandi akan menjaga pasokan air tetap cukup sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
air bersih di rumah kemarau gunakan tangga
Bagikan Artikel