Ekonomi 2 menit baca 85 dilihat

Airlangga Sebut B40 Diterapkan Tahun Ini Dan Masih Kaji Program B50

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 11:07 WIB

14 Januari 2026 - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan implementasi mandatori bahan bakar campuran biodiesel B40 sepanjang tahun 2026, sambil terus mematangkan kajian dan persiapan teknis untuk tahap berikutnya, B50. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa, 13 Januari 2026, di Jakarta.

Airlangga menegaskan bahwa arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk tahun ini adalah tetap menggunakan B40. "Untuk B50, kajian harus dilakukan terus-menerus," ujarnya. Fokus kajian saat ini adalah memantau selisih harga antara bahan bakar minyak (BBM) fosil, minyak sawit mentah (CPO), dan komponen biodiesel lainnya. Kesiapan implementasi sangat bergantung pada dinamika harga ini untuk menjaga stabilitas ekonomi dan industri. Meski begitu, persiapan untuk B50 tidak dihentikan, termasuk uji coba teknis di sektor otomotif.

Kebijakan B40 telah menunjukkan hasil yang signifikan. Sepanjang 2025, realisasi penyerapan B40 mencapai 14,2 juta kiloliter, melampaui target yang ditetapkan. Keberhasilan ini berdampak langsung pada:

· Penghematan devisa sebesar Rp130,21 triliun pada 2025.
· Penurunan impor solar dari sekitar 8,3 juta ton (2024) menjadi 5 juta ton (2025).
· Pengurangan emisi karbon hingga 38,88 juta ton CO2 ekuivalen pada tahun yang sama.

Secara paralel, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mempersiapkan infrastruktur dan regulasi untuk transisi ke B50. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menyatakan target ambisius untuk menghentikan impor solar pada 2026, dengan B50 dan peningkatan produksi domestik sebagai kunci utamanya. Pemerintah optimistis, jika uji coba B50 yang dijadwalkan selesai pada semester pertama 2026 menunjukkan hasil positif, implementasinya dapat dimulai pada semester kedua tahun ini. Alokasi produksi biodiesel untuk 2026 telah ditetapkan sebesar 15,65 juta kiloliter.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
b50 2026 b40 tahun juta airlangga pemerintah
Bagikan Artikel