Ekonomi 2 menit baca 61 dilihat

Cara Mengatur Anggaran Rumah Tangga Agar Keuangan Keluarga Tetap Stabil

Arumi Nasha Razeta
16 January 2026 21:49 WIB

Mengatur anggaran rumah tangga merupakan langkah penting agar keuangan keluarga tetap stabil, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup yang terus meningkat. Dengan perencanaan yang jelas, keluarga dapat menghindari pemborosan, menyiapkan dana darurat, serta memastikan kebutuhan utama tetap terpenuhi. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran
Langkah pertama adalah membuat daftar rinci mengenai sumber pemasukan keluarga, baik gaji bulanan maupun pendapatan tambahan. Setelah itu, catat semua pengeluaran, mulai dari kebutuhan pokok seperti makanan, listrik, dan transportasi, hingga pengeluaran kecil seperti langganan aplikasi atau jajan harian. Pencatatan ini membantu melihat pola konsumsi dan menentukan pos mana yang bisa dikurangi.

2. Bedakan kebutuhan dan keinginan
Keluarga sering kali kesulitan membedakan antara kebutuhan dasar dan keinginan. Kebutuhan mencakup hal-hal esensial seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan, sedangkan keinginan lebih bersifat tambahan, misalnya membeli barang bermerek atau liburan. Dengan memilah keduanya, anggaran dapat lebih fokus pada hal yang benar-benar penting.

3. Tetapkan batas pengeluaran bulanan
Setelah mengetahui pola pengeluaran, buat batas maksimal untuk setiap kategori. Misalnya, alokasikan 50–60 persen untuk kebutuhan pokok, 20–30 persen untuk tabungan dan investasi, serta sisanya untuk hiburan atau keperluan lain. Pembagian ini dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga, namun prinsipnya adalah memastikan kebutuhan utama tidak terganggu.

4. Siapkan dana darurat
Fenomena sosial seperti PHK, kenaikan harga BBM, atau biaya kesehatan mendadak menunjukkan pentingnya dana darurat. Idealnya, dana darurat mencakup 3–6 kali pengeluaran bulanan. Menyisihkan sedikit setiap bulan akan membantu keluarga lebih siap menghadapi situasi tak terduga.

5. Gunakan teknologi untuk memantau anggaran
Aplikasi pencatat keuangan kini banyak tersedia dan memudahkan keluarga dalam mengontrol pengeluaran. Dengan fitur notifikasi dan grafik, keluarga dapat segera mengetahui jika ada pos yang melebihi batas. Praktik ini semakin relevan di era digital, di mana transaksi non-tunai semakin dominan.

6. Evaluasi secara berkala
Anggaran rumah tangga bukanlah sesuatu yang statis. Perubahan harga kebutuhan, biaya pendidikan, atau kondisi pekerjaan dapat memengaruhi rencana awal. Oleh karena itu, lakukan evaluasi setiap bulan atau setiap tiga bulan agar anggaran tetap sesuai dengan situasi terkini.

Mengatur anggaran rumah tangga secara disiplin membantu keluarga menjaga kestabilan finansial, mengurangi risiko utang, dan menyiapkan masa depan yang lebih aman. Dengan langkah-langkah praktis di atas, setiap keluarga dapat menyesuaikan strategi keuangan sesuai kebutuhan, sehingga kesejahteraan tetap terjaga meski menghadapi dinamika ekonomi sehari-hari.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
keluarga kebutuhan anggaran dapat pengeluaran tetap langkah
Bagikan Artikel