Ekonomi 2 menit baca 10 dilihat

Cara Menyusun Prioritas Pengeluaran Keluarga Secara Bijak

Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 23:04 WIB

Mengatur pengeluaran keluarga secara bijak menjadi hal penting di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan yang beragam. Tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran sering kali tidak terkendali sehingga menimbulkan kesulitan finansial. Menyusun prioritas pengeluaran membantu keluarga memenuhi kebutuhan utama sekaligus menyiapkan dana untuk masa depan. Berikut langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Identifikasi Kebutuhan Pokok
- Pastikan pengeluaran utama dialokasikan untuk kebutuhan dasar seperti pangan, tempat tinggal, listrik, air, dan pendidikan.
- Kebutuhan pokok harus ditempatkan sebagai prioritas agar stabilitas keluarga tetap terjaga.

2. Susun Anggaran Bulanan
- Buat daftar pendapatan dan pengeluaran rutin setiap bulan.
- Anggaran membantu keluarga mengetahui batas pengeluaran dan mencegah pemborosan.

3. Terapkan Prinsip 50-30-20
- Alokasikan 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan serta investasi.
- Prinsip ini dapat menjadi panduan sederhana dalam menjaga keseimbangan keuangan.

4. Siapkan Dana Darurat
- Dana darurat penting untuk menghadapi situasi tak terduga seperti sakit atau kehilangan pekerjaan.
- Idealnya, dana darurat disiapkan sebesar 3–6 kali pengeluaran bulanan keluarga.

5. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
- Tunda pembelian barang konsumtif yang tidak mendesak, seperti gadget terbaru atau fesyen berlebihan.
- Fokus pada pengeluaran yang benar-benar mendukung kebutuhan keluarga.

6. Sisihkan Dana untuk Tabungan dan Investasi
- Tabungan jangka pendek dapat digunakan untuk tujuan tertentu, misalnya liburan atau perbaikan rumah.
- Investasi jangka panjang seperti emas atau reksa dana membantu menjaga nilai uang dari inflasi.

7. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala
- Lakukan peninjauan bulanan untuk melihat apakah anggaran berjalan sesuai rencana.
- Jika ada pengeluaran yang tidak penting, lakukan penyesuaian agar keuangan tetap terkendali.

8. Libatkan Anggota Keluarga dalam Perencanaan
- Diskusikan prioritas pengeluaran bersama pasangan atau anak agar semua pihak memahami tujuan keuangan.
- Keterlibatan keluarga membantu membangun kebiasaan disiplin dan transparansi dalam pengelolaan uang.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, keluarga dapat menyusun prioritas pengeluaran secara lebih bijak dan terarah. Keuangan yang terkelola dengan baik bukan hanya mendukung kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap risiko di masa depan. Kebiasaan ini dapat dijadikan pedoman sederhana untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berubah.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
pengeluaran keluarga kebutuhan dana prioritas dapat secara
Bagikan Artikel