Ekonomi 2 menit baca 2 dilihat

Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Senilai Rp90 Triliun

Arumi Nasha Razeta
06 February 2026 04:34 WIB

6 Feb 2026 - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk enam proyek hilirisasi strategis, menandai dimulainya realisasi 18 proyek prioritas nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp618 triliun. Keenam proyek tahap awal ini merupakan bagian dari program percepatan hilirisasi yang dicanangkan pemerintah untuk menggerakkan sektor riil dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri.

Keenam proyek tersebut tersebar di beberapa lokasi dan mencakup sektor mineral, energi, dan pertanian. Di Kalimantan Barat, proyek yang dimulai meliputi pengolahan bauksit menjadi smelter grade alumina dan aluminium. Sementara itu, di Cilacap, Jawa Tengah, dibangun kilang untuk memproduksi bioavtur atau bahan bakar pesawat ramah lingkungan dari minyak jelantah (used cooking oil). Sektor pertanian diwakili oleh fasilitas pengolahan kelapa terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah, dan pabrik bioetanol di Banyuwangi, Jawa Timur. Proyek budi daya unggas di lima lokasi berbeda juga termasuk dalam fase awal ini.

Pelaksanaan groundbreaking sesuai dengan arahan Presiden untuk mempercepat realisasi pembangunan. Dari total 18 proyek prioritas, rencananya 12 proyek sisanya akan menyusul mulai pada Februari hingga paling lambat Maret 2026. Proyek-proyek lanjutan tersebut mencakup sektor yang beragam, antara lain gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME), pengembangan kilang minyak (refinery), industri stainless steel dari nikel, hingga hilirisasi produk perikanan dan rumput laut. Seluruh rangkaian proyek ini diproyeksikan dapat menciptakan sekitar 276 ribu lapangan kerja baru.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
proyek di hilirisasi sektor groundbreaking danantara enam
Bagikan Artikel