Kesehatan 2 menit baca 19 dilihat

Langkah Pertolongan Pertama Saat Menghadapi Gejala Keracunan Makanan Di Rumah

Arumi Nasha Razeta
16 January 2026 02:35 WIB

Keracunan makanan merupakan kondisi yang cukup sering terjadi di rumah tangga, biasanya disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, atau zat berbahaya. Gejala umum meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, dan kadang disertai demam. Meski sebagian besar kasus dapat ditangani secara mandiri, langkah pertolongan pertama yang tepat sangat penting untuk mencegah kondisi memburuk.

1. Menghentikan Konsumsi Makanan Penyebab
Segera hentikan konsumsi makanan atau minuman yang dicurigai menjadi penyebab keracunan. Simpan sisa makanan tersebut untuk keperluan pemeriksaan jika diperlukan. Langkah ini membantu mencegah gejala semakin parah.

2. Memberikan Cairan yang Cukup
Muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi. Berikan air putih, oralit, atau cairan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat memperburuk iritasi lambung.

3. Membiarkan Tubuh Mengeluarkan Racun
Muntah dan diare merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan zat berbahaya. Jangan langsung menghentikan gejala dengan obat tanpa rekomendasi tenaga medis. Biarkan tubuh membersihkan diri, sambil tetap menjaga asupan cairan.

4. Memberikan Istirahat yang Cukup
Penderita keracunan makanan sebaiknya beristirahat di tempat yang nyaman. Aktivitas fisik yang berlebihan dapat memperburuk kondisi. Istirahat membantu tubuh memulihkan energi dan mempercepat proses penyembuhan.

5. Mengatur Pola Makan Sementara
Setelah gejala mulai mereda, berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, pisang, atau roti tawar. Hindari makanan berlemak, pedas, atau berserat tinggi hingga kondisi benar-benar pulih. Pola makan ringan membantu sistem pencernaan kembali stabil.

6. Memantau Gejala Secara Berkala
Perhatikan perkembangan gejala dalam 24 jam. Jika gejala semakin parah, seperti muntah terus-menerus, diare berdarah, demam tinggi, atau tanda dehidrasi berat (mulut kering, jarang buang air kecil), segera cari pertolongan medis. Pemantauan ini penting untuk menentukan apakah kasus dapat ditangani di rumah atau membutuhkan perawatan lebih lanjut.

7. Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Peralatan Makan
Pastikan peralatan makan dicuci bersih dan lingkungan dapur tetap higienis. Langkah ini mencegah kontaminasi silang yang dapat memperburuk kondisi atau menimbulkan kasus baru di anggota keluarga lain.

Dengan menerapkan langkah-langkah pertolongan pertama tersebut, keracunan makanan dapat ditangani secara lebih aman di rumah. Selain membantu pemulihan, tindakan ini juga berfungsi sebagai pencegahan agar kasus serupa tidak terulang. Kesadaran akan kebersihan makanan dan penanganan cepat menjadi kunci menjaga kesehatan keluarga.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
makanan gejala dapat langkah di keracunan kondisi
Bagikan Artikel