Kesehatan 2 menit baca 43 dilihat Featured

Prabowo Komitmen Lindungi Rakyat dari Kemiskinan dan Kelaparan

Arumi Nasha Razeta
08 February 2026 18:05 WIB

8 Feb 2026 - Presiden RI, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmen pemerintahannya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dari ancaman kemiskinan dan kelaparan. Pernyataan ini disampaikan Presiden dalam pidatonya pada acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan dari Jakarta, Minggu (8/2). Ia menyatakan bahwa komitmen ini merupakan bagian integral dari sumpah jabatan yang diucapkannya saat dilantik pada 20 Oktober 2024, dan dimaknai sebagai kewajiban konstitusional negara untuk hadir melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa tugas utama kepemimpinan tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga memastikan kesejahteraan rakyat melalui pemenuhan kebutuhan dasar. Ia mengartikan amanat konstitusi untuk "melindungi segenap tumpah darah" sebagai upaya melindungi rakyat dari ancaman fisik, kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, hingga ketiadaan pendidikan terbaik. Untuk mewujudkannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan nasional secara adil dan bertanggung jawab, serta komitmen untuk tidak ragu memberantas segala bentuk korupsi, penipuan, dan manipulasi yang menyebabkan kebocoran kekayaan negara.

Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan ini telah berulang kali disampaikan Presiden dalam berbagai forum. Sebelumnya, dalam pidato di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Januari lalu, ia menegaskan tekad untuk menghapus kemiskinan ekstrem dalam empat tahun ke depan dan menurunkan kemiskinan secara keseluruhan, yang disebutnya sebagai misi hidup. Pemerintah juga telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai landasan kebijakan.

Upaya pengentasan kemiskinan dilakukan dalam konteks kondisi terkini di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada September 2025, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 23,36 juta orang atau 8,25% dari total populasi, yang menunjukkan penurunan dibanding periode sebelumnya. Presiden menegaskan bahwa meski menghadapi tantangan besar, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan berjuang bersama menghapus kemiskinan dari Indonesia, tanpa memandang latar belakang politik atau golongan.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
kemiskinan presiden komitmen rakyat ia 8 melindungi
Bagikan Artikel