Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, sistem imun, dan metabolisme tubuh. Kekurangan vitamin ini bisa meningkatkan risiko osteoporosis, gangguan kekebalan, hingga kelelahan kronis. Untuk itu, mengonsumsi suplemen vitamin D secara tepat menjadi solusi praktis, terutama bagi orang yang minim paparan sinar matahari. Berikut panduan memilih suplemen dan menentukan dosis yang sesuai kebutuhan.
1. Kenali Jenis Vitamin D yang Tersedia
Suplemen vitamin D umumnya tersedia dalam bentuk D2 (ergokalsiferol) dan D3 (kolekalsiferol). Vitamin D3 lebih mudah diserap tubuh dibandingkan D2 dan lebih efektif meningkatkan kadar vitamin D dalam darah. Pilih suplemen D3 untuk hasil optimal, terutama bagi orang dewasa dengan risiko defisiensi tinggi.
2. Tentukan Dosis Berdasarkan Kebutuhan Individu
Kebutuhan vitamin D berbeda-beda, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan paparan sinar matahari. Secara umum, dosis harian yang direkomendasikan adalah:
Anak-anak 1–18 tahun: 600 IU
Dewasa 19–70 tahun: 600–800 IU
Lansia >70 tahun: 800–1000 IU
Konsultasikan dengan dokter bila memiliki kondisi medis tertentu, seperti osteoporosis atau gangguan penyerapan lemak, karena dosis bisa berbeda.
3. Perhatikan Bentuk Sediaan Suplemen
Vitamin D tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, cair, atau tetes. Pilih bentuk yang sesuai kenyamanan penggunaan. Misalnya, tetes cocok untuk anak-anak atau orang dewasa yang sulit menelan kapsul. Bentuk cair juga mudah dikombinasikan dengan makanan atau minuman.
4. Periksa Kandungan Tambahan dalam Suplemen
Beberapa suplemen mengandung kalsium atau magnesium untuk mendukung penyerapan vitamin D. Periksa label produk agar sesuai kebutuhan harian tanpa berlebihan, terutama bila sudah mengonsumsi suplemen lain.
5. Perhatikan Waktu dan Cara Konsumsi
Vitamin D larut dalam lemak, sehingga lebih efektif dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, ikan, atau minyak zaitun. Konsumsi pada waktu yang konsisten membantu penyerapan optimal.
6. Lakukan Monitoring Kadar Vitamin D
Jika memungkinkan, cek kadar vitamin D melalui pemeriksaan darah sebelum memulai suplemen dan secara berkala. Ini membantu menyesuaikan dosis, menghindari kekurangan maupun kelebihan yang dapat menimbulkan efek samping, seperti hiperkalsemia.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pemilihan dan konsumsi suplemen vitamin D menjadi lebih aman dan efektif. Pendekatan yang tepat memastikan kebutuhan tubuh terpenuhi, mendukung kesehatan tulang dan sistem imun, serta meminimalkan risiko komplikasi akibat defisiensi.
Panduan Memilih Suplemen Vitamin D dan Dosis yang Tepat Berdasarkan Kebutuhan
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 05:04 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
vitamin
d
suplemen
dosis
kebutuhan
bentuk
lebih