Mengajukan penangguhan penahanan merupakan salah satu upaya hukum bagi tersangka atau terdakwa untuk tetap berada di luar tahanan selama proses hukum berlangsung. Prosedur ini penting dipahami agar hak hukum dapat dijalankan dengan tepat, baik melalui penangguhan bebas murni maupun dengan jaminan. Berikut panduan praktis untuk melakukannya.
1. Pahami jenis penangguhan penahanan
Terdapat dua bentuk penangguhan penahanan: bebas murni dan dengan jaminan. Bebas murni diberikan tanpa syarat tambahan, sementara penangguhan dengan jaminan mengharuskan tersangka atau pihak ketiga menyediakan jaminan berupa uang, properti, atau identitas lain yang dijamin untuk memastikan hadirnya tersangka dalam proses hukum. Memahami perbedaan ini membantu menentukan strategi hukum yang sesuai.
2. Ajukan permohonan secara tertulis
Permohonan penangguhan penahanan harus diajukan secara tertulis kepada penyidik atau penuntut umum, tergantung tahap perkara. Surat permohonan harus mencantumkan identitas lengkap tersangka, nomor perkara, alasan permohonan, dan bukti pendukung, seperti kondisi kesehatan, tanggung jawab keluarga, atau pekerjaan yang menuntut kehadiran di luar tahanan.
3. Sertakan dokumen pendukung
Dokumen pendukung dapat meningkatkan peluang disetujuinya permohonan. Contohnya surat keterangan kesehatan dari dokter, bukti kepemilikan rumah atau aset jika menggunakan jaminan, surat pernyataan dari keluarga, atau rekomendasi pihak berwenang yang relevan. Dokumen ini memperkuat alasan tersangka untuk mendapatkan penangguhan.
4. Ajukan jaminan jika diperlukan
Jika penangguhan disyaratkan dengan jaminan, pastikan jenis dan nilai jaminan sesuai dengan ketentuan hukum dan diterima oleh penyidik atau penuntut umum. Jaminan dapat berupa uang tunai, sertifikat properti, atau identitas pihak ketiga yang menjamin. Pastikan administrasi jaminan lengkap untuk mempercepat proses persetujuan.
5. Ikuti prosedur pemeriksaan dan persetujuan
Setelah permohonan diajukan, penyidik atau penuntut umum akan meninjau dokumen dan alasan permohonan. Proses ini dapat melibatkan pemeriksaan tambahan terhadap kondisi tersangka atau keabsahan jaminan. Jika permohonan diterima, tersangka akan diberikan surat penangguhan penahanan yang menjadi dasar legal berada di luar tahanan.
6. Patuhi ketentuan hukum selama penangguhan
Selama berada di luar tahanan, tersangka wajib mematuhi persyaratan yang ditetapkan, seperti menghadiri panggilan penyidik atau pengadilan. Pelanggaran dapat berakibat pencabutan penangguhan dan penahanan kembali. Menjalankan ketentuan ini menjaga hak tetap berada di luar tahanan dan menghindari risiko hukum tambahan.
Memahami dan mengikuti prosedur penangguhan penahanan secara tepat membantu tersangka atau terdakwa menjalani proses hukum dengan lebih terkontrol, meminimalkan risiko penahanan yang tidak perlu, dan memberikan kesempatan untuk tetap mengelola kehidupan pribadi maupun pekerjaan selama perkara berlangsung.
Prosedur Mengajukan Penangguhan Penahanan (Bebas Murni atau dengan Jaminan)
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 04:57 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
penangguhan
jaminan
penahanan
hukum
tersangka
permohonan
di