14 Januari 2026 – Otoritas kesehatan dan para peneliti mengeluarkan peringatan serius mengenai potensi bahaya kesehatan yang mengintai dari sumber air alamiah seperti mata air dan sinkhole yang tidak terjamin kebersihannya. Peringatan ini disampaikan menyusul ditemukannya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada sejumlah sumber air di berbagai daerah, yang kerap dikonsumsi masyarakat secara langsung dengan keyakinan dapat menyembuhkan penyakit.
Bakteri E. coli, yang secara alami hidup di dalam usus manusia dan hewan, seringkali berfungsi sebagai indikator pencemaran air oleh kotoran (fekal). Air yang tercemar bakteri ini berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Infeksi E. coli pada saluran pencernaan dapat menimbulkan gejala seperti diare (kadang disertai darah), kram perut parah, mual, dan muntah. Kelompok usia rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah berisiko mengalami komplikasi yang lebih serius.
Temuan kontaminasi ini bukanlah hal baru atau terisolasi. Sebuah penelitian pada tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Suatang Baru menunjukkan bahwa 29 dari 30 sampel air sumur gali (96,67%) terkontaminasi E. coli dengan tingkat yang melebihi ambang batas aman. Data serupa juga dilaporkan di Kota Yogyakarta, di mana sebagian besar air sumur warga mengandung bakteri E. coli dalam kadar tinggi akibat kondisi permukiman padat dan jarak sumber air dengan septic tank yang tidak memadai. Jarak ideal antara septic tank dan sumur air minum menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah minimal 10 meter untuk mencegah pencemaran semacam ini.
Menyikapi hal ini, pihak berwenang menegaskan bahwa air dari sumber yang tidak terjamin keamanannya, termasuk mata air dan sinkhole, bukanlah obat untuk penyakit. Sebaliknya, konsumsi air terkontaminasi justru dapat memicu masalah kesehatan baru. Otoritas kesehatan merekomendasikan agar masyarakat selalu mengolah air dengan merebusnya hingga mendidih sebelum dikonsumsi untuk mematikan bakteri patogen. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama setelah dari toilet dan sebelum menyiapkan makanan.
Waspada Bakteri E Coli Di Air Sinkhole Bukan Obat Penyembuh Penyakit
Arumi Nasha Razeta
14 January 2026 10:18 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
air
coli
bakteri
e
di
kesehatan
sumber