12 Feb 2026 - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/2/2026), untuk membahas gejolak pasar modal yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kedua menteri tiba di kompleks kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung memasuki ruang rapat terbatas.
Airlangga Hartarto saat ditemui awak media mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan tersebut. Ia menyatakan menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo di dalam rapat. Menko Perekonomian juga membenarkan bahwa sehari sebelumnya, Selasa (10/2/2026), Presiden telah bertemu dengan lima konglomerat nasional di Hambalang, Bogor, untuk membahas kondisi ekonomi .
Pemanggilan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap pasar keuangan domestik. Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo marah besar atas gejolak pasar modal yang dinilai merugikan investor ritel dan mempertaruhkan kehormatan negara. Hashim juga menyampaikan bahwa MSCI telah mengirimkan empat surat kepada pemerintah yang mempertanyakan transparansi dan kredibilitas pasar modal Indonesia .
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat sempat mengalami penurunan tajam hingga 7,35 persen pada akhir Januari 2026, yang memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt. Pelemahan ini dipicu oleh peringatan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait kelayakan investasi dan transparansi kepemilikan saham di pasar domestik. MSCI mengancam akan mengevaluasi ulang status pasar Indonesia dari emerging market menjadi frontier market jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026 .
Sejumlah lembaga keuangan global seperti Moody’s, Goldman Sachs, Nomura, dan UBS turut menurunkan outlook dan peringkat saham Indonesia. Moody’s merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, menyoroti menurunnya prediktabilitas kebijakan pemerintah . Berdasarkan data sementara, investor asing telah melakukan aksi jual bersih senilai ratusan juta dolar AS dalam beberapa pekan terakhir .
Pejabat sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan pihaknya berkomitmen mengeksekusi langkah-langkah strategis untuk merespons sorotan MSCI. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap upaya perbaikan tata kelola pasar modal .
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai hasil pertemuan di Istana. Pemerintah melalui Juru Bicara Presiden sebelumnya menegaskan keyakinan terhadap pengelolaan fiskal dan komitmen menjaga defisit anggaran di bawah tiga persen .
Presiden Prabowo Panggil Airlangga dan Purbaya ke Istana Bahas Gejolak Pasar Modal
Arumi Nasha Razeta
12 February 2026 09:02 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
presiden
pasar
di
prabowo
modal
2026
indonesia