6 Feb 2026 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Jakarta. Kunjungan yang berlangsung pada 5 hingga 7 Februari ini memiliki agenda utama penandatanganan Traktat Australia-Indonesia mengenai Keamanan Bersama, yang dinilai sebagai langkah bersejarah dalam memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan kedua negara.
Dalam pernyataannya sebelum kunjungan, PM Albanese menyebut penandatanganan traktat ini sebagai momen penting yang melambangkan persahabatan, kemitraan, dan kepercayaan mendalam antara kedua negara. Ia menegaskan bahwa hubungan dengan Indonesia adalah yang paling penting bagi Australia. Kunjungan ini merupakan kunjungan resmi kelima Albanese ke Indonesia dan ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Australia, Senator Penny Wong.
Untuk memastikan kelancaran rangkaian acara kenegaraan, Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan pengaturan lalu lintas situasional di delapan ruas jalan utama Jakarta. Pengaturan ini, menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, hanya berlaku singkat saat iring-iringan tamu negara melintas dan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Ruas jalan yang terdampak meliputi Jalan Halim Perdanakusuma, MT Haryono, HR Rasuna Said, Prof Dr Soepomo, Prof Dr Satrio, Jenderal Sudirman, MH Thamrin, dan Medan Merdeka Barat.
Hubungan bilateral Indonesia-Australia telah terjalin sejak pengakuan Australia atas kemerdekaan Indonesia pada 27 Desember 1949. Kedua negara memiliki kemitraan strategis komprehensif dengan kerja sama erat di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan pembangunan. Prabowo dan Albanese sebelumnya telah bertemu di Jakarta pada Mei 2025, dalam kunjungan resmi pertama Albanese setelah terpilih kembali. Pada pertemuan lalu, kedua pemimpin menyepakati penguatan kemitraan strategis komprehensif dan membahas dukungan Australia bagi keanggotaan Indonesia dalam OECD serta CPTPP.
Agenda kunjungan kali ini difokuskan pada penguatan stabilitas kawasan. Menteri Luar Negeri Penny Wong menyatakan bahwa traktat yang akan ditandatangani merupakan langkah terpenting dalam tiga puluh tahun terakhir untuk membawa kerja sama kedua negara ke tingkat lebih tinggi guna mengamankan perdamaian dan stabilitas. Pertemuan bilateral juga dijadwalkan membahas perluasan kerja sama ekonomi, dengan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat sebagai peluang bagi bisnis Australia.
Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan Kenegaraan PM Australia Anthony Albanese
Arumi Nasha Razeta
06 February 2026 02:40 WIB
Update: 06 February 2026 07:54 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
australia
kunjungan
indonesia
albanese
kedua
negara
di